Pelatih Senegal Ngegas ke Klopp! Ingatkan Jasa Salah cs buatnya

Kris Fathoni W - Sepakbola
Selasa, 07 Des 2021 11:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 07: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool looks on as Mohamed Salah and Sadio Mane of Liverpool leave the pitch following the Premier League match between Liverpool and Fulham at Anfield on March 07, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Paul Ellis - Pool/Getty Images)
Foto: Getty Images/Pool
Jakarta -

Komentar Manajer Liverpool Jürgen Klopp direspons keras oleh Aliou Cisse, pelatih kepala timnas Senegal. Klopp sampai harus mengeluarkan pernyataan lagi.

Kontroversi muncul seiring akan digelarnya Piala Afrika (AFCON) di Kamerun pada 9 Januari-6 Februari 2022 mendatang. Hal itu membuat Liverpool mesti kehilangan Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Naby Keita.

Ketika ditanya soal kehadiran Piala Afrika, yang bikin Liverpool mesti kehilangan pemain, Klopp terindikasi menyebut turnamen itu "kecil". Cisse pun panas.

"Memang Klopp pikir dia siapa?" katanya di Daily Express.

"Aku melatih Senegal dan para pemainku main buat Klopp di Liverpool. Aku menghormati Liverpool, tapi tidak Klopp yang merendahkan ajang sepakbola di Afrika. Ia ada di posisinya sekarang ini berkat para pesepakbola Afrika."

SportBible menyebut, Cisse juga mengatakan Klopp berutang pada para pemain Afrika karena kalah terus 'di setiap final' sampai akhirnya datang Salah, Mane, dan Joel Matip.

"Hari ini ia berani-beraninya bilang AFCON sebuah 'turnamen kecil'. AFCON punya jumlah peserta, 24, yang sama seperti Piala Eropa. Jadi Klopp pikir dia itu siapa?".

"AFCON akan menghadirkan megabintang yang juga sedang membantunya bersinar di Liverpool. AFCON itu punya kualitas setara dengan Piala Eropa," kata Cisse.

Menyadari bahwa komentar sebelumnya sudah memunculkan kontroversi, dan reaksi, Klopp kemudian memberi klarifikasi bahwa ia tak pernah bermaksud merendahkan benua Afrika, para pesepakbolanya, maupun ajang di sana.

"Sama sekali tidak ada niat dalam benakku untuk menyebut AFCON sebagai turnamen kecil, atau benua Afrika seperti sebuah benua kecil. Sama sekali tidak," ujar Klopp.

"Aku saat itu bilang, 'tak ada lagi jeda internasional sampai Maret' dan aku berucap 'Oh, dan masih ada turnamen kecil di Januari'. Dan maksudku bukan secara harfiah turnamen kecil, seperti kalau hendak mengatakan masih ada turnamen yang satu itu. Jadi agak ironis."

(krs/aff)