Datangkan Psikolog ke MU, Ini Penjelasan Rangnick

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 08 Des 2021 13:00 WIB
Manchester Uniteds manager Ralf Rangnick leaves the field at halftime during the English Premier League soccer match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford stadium in Manchester, England, Sunday, Dec. 5, 2021. (AP Photo/Jon Super)
Ralf Rangnick mendatangkan psikolog ke Manchester United. (Foto: AP/Jon Super)
Jakarta -

Ralf Rangnick mendatangkan dua staf baru ke Manchester United, salah satunya psikolog. Manajer interim MU itu menjelaskan pentingnya kedatangan psikolog.

Ralf Rangnick memutuskan membawa dua orang baru dalam susunan stafnya. Ia merekrut Chris Armas untuk menggantikan posisi Michael Carrick selaku asisten manajer, serta Sascha Lense sebagai psikolog olahraga.

Lense pernah bekerja sama dengan Rangnick di Schalke dan RB Leipzig. Pengangkatan mantan pemain tersebut sebagai psikolog MU menyita perhatian dan Rangnick punya penjelasannya.

"Buat saya ini adalah langkah yang logis. Ini bukan soal mendudukkan mereka di sofa merah dan berpegangan tangan dengan para pemain," ungkapnya dikutip BBC.

"Kalau Anda punya pelatih khusus buat kiper, pendidikan fisik, buat para penyerang, kebugaran, Anda juga harus punya ahli untuk otak. Dalam beberapa tahun terakhir di Jerman, kebanyakan klub sudah mempekerjakan psikolog olahraga."

"Saya dulu punya Hans-Dieter Hermann, yang sekarang jadi psikolog olahraga tim nasional Jerman, dengan saya di Ulm pada 1998. Kami mungkin klub pertama di Jerman yang melakukannya," imbuh Rangnick.

Aspek mental buat Ralf Rangnick adalah salah satu hal paling penting untuk diperhatikan. Sebab ini berkenaan dengan pengambilan keputusan oleh para pemain di lapangan.

"Ini soal membantu menunjukkan ke para pemain bagaimana otak seharusnya membantu tubuh, bukan menghalanginya. Kapanpun kita bicara soal sepakbola, kami tahu bahwa bagian pentingnya ada di otak, apa yang Anda pikirkan? Bagaimana Anda menganalisis situasinya?" sambung Rangnick.

"Para pemain, staf pelatih, semua orang di tim kami harus berpikir dengan cara yang tepat."



Simak Video "Ancelotti Was-was Sehabis Dirampok, Harry Kane Tak Akan Seperti Dulu"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)