Persaingan Gelar Premier League: Berakhir di Januari?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 16 Jan 2022 06:30 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 15: Jack Grealish embraces Ederson of Manchester City after their sides victory during the Premier League match between Manchester City and Chelsea at Etihad Stadium on January 15, 2022 in Manchester, England. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Manchester City memimpin telak di puncak klasemen Liga Inggris. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Jakarta -

Manchester City masih belum terbendung. Kemenangan atas Chelsea bikin The Citizens makin nyaman di pucuk klasemen Liga Inggris. Persaingan sudah berakhir?

Manchester City menang 1-0 saat menjamu Chelsea di Etihad Stadium, Sabtu (15/1/2022) dini hari WIB. Gol Kevin de Bruyne memastikan Man City terus melaju kencang.

Ini merupakan kemenangan ke-12 beruntun yang dipetik Man City di Premier League. Hasil yang sekaligus membawa mereka membuka jarak lebar dengan para rival terdekat seperti Chelsea dan Liverpool.

Skuad besutan Pep Guardiola itu kini mengoleksi 56 poin dari 22 pertandingan, unggul 13 poin dari Chelsea di urutan kedua. Sementara Liverpool punya 42 poin dengan 20 laga dan baru akan menghadapi Brentford, Minggu (16/1) malam WIB.

Dengan laju yang amat stabil dan jarak yang sudah sedemikian lebar, Manchester City diyakini telah mengunci titel. Secara matematis jarak itu bisa ditutup dengan 16 pekan tersisa, tapi secara realistis sulit mengharapkan Man City terpeleset.

Guardiola menolak anggapan persaingan sudah berakhir. Ia memastikan para pemain akan tetap fokus dan menepikan selisih poin saat ini.

"Ini kemenangan yang penting karena kami melawan seorang pesaing besar. Ketika Anda mendapatkan tiga poin, mereka tak bisa mendapatkannya dan berkurang satu pekan lagi dalam perjalanan musim. Tapi tidak ada yang juara di bulan Januari," ungkapnya dikutip Sky Sports.

"Liverpool menyimpan satu laga di tangan (setelah lawan Brentford). Kalau mereka menang atas Leeds, jaraknya delapan poin dan delapan poin di bulan Januari itu bukan apa-apa. Para pemain akan tetap rendah hati. Kami sudah bersama-sama enam musim."

"Saya tahu jiwa pesaing di dalam mereka dan bagaimana mereka merayakan momen-momen bagus, menderita di momen-momen buruk, dan bagaimana kami bersikap di seluruh laga musim ini. Tentu saja orang-orang akan bilang persaingan sudah berakhir, tapi mereka tahu ini belum berakhir."

"Di Januari, mustahil. Tapi 12 laga beruntun: menang, menang, menang. Tapi ke depannya bukan cuma ada Premier League, ada Liga Champions, Piala FA, banyak titel," ujar Guardiola.

Simak Video 'Gol Tunggal De Bruyne Menangkan Man City atas Chelsea':

[Gambas:Video 20detik]



(raw/pur)