The Reds Wajar Rindu Salah-Mane, tapi...

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 17 Jan 2022 03:05 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - JANUARY 16: Alex Oxlade-Chamberlain of Liverpool celebrates with Roberto Firmino and Jordan Henderson after scoring their teams second goall during the Premier League match between Liverpool and Brentford at Anfield on January 16, 2022 in Liverpool, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Liverpool lagi coba hidup tanpa Mo Salah-Sadio Mane (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Liverpool -

Manajer Liverpool Juergen Klopp mengakui wajar kalau timnya merindukan Mohamed Salah dan Sadio Manewe . Tapi, The Reds lagi berusaha "hidup" tanpanya.

Salah dan Mane adalah mesin gol Liverpool musim ini. Salah sudah bikin 23 gol dan merupakan top scorer klub musim ini, sementara Mane adalah pemain tertajam ketiga dengan 10 gol.

Keduanya harus meninggalkan Liverpool sementara waktu di tengah padatnya jadwal, karena tampil di Piala Afrika 2021. Tanpa kehadiran Salah dan Mane, Liverpool seperti kesulitan.

Laga kontra Arsenal di leg pertama semifinal Piala Liga Inggris adalah buktinya. Meski tampil dominan atas Arsenal yang bermain dengan 10 orang, Liverpool gagal bikin gol dari sekian banyak peluang yang didapat.

Diogo Jota, Takumi Minamino, dan Roberto Firmino mendadak kehilangan ketajaman. Hal itu pula yang dikhawatirkan saat menjamu Brentford di Anfield, Minggu (16/1/2022) malam WIB.

Apalagi Brentford mengimbangi Liverpool 3-3 pada pertemuan pertama dan punya kans merepotkan lewat skema bola mati. Brentford melakukan itu setidaknya sampai menit ke-44 saat Liverpool unggul berkat gol Fabinho.

Liverpool menambah dua gol lagi di babak kedua lewat Alex-Oxlade Chamberlain dan Takumi Minamino. Tiga gol dibuat Liverpool dari total 13 attempts on target yang dibuat.

Boleh dibilang Liverpool masih kurang oke karena membuang banyak peluang. Tapi, Klopp setidaknya senang melihat lini depan Liverpool bisa survive tanpa Salah dan Mane.

"Wajar saja kami merindukan Salah dan Mane. Kami tahu hal ini (sulit bikin gol) akan datang ketika mereka pergi. Hasil hari ini setidaknya membantu untuk meredam pembicaraan soal itu. Anda benar, saya paham terkait pemikiran soal itu, tapi mereka tidak ada di sini dan kami tidak mau membicarakan pemain yang tidak ada di sini," ujar Juergen Klopp di BBC Sport.

"Kami menemukan cara untuk membongkar lawan. Kami mendoakan yang terbaik untuk para pemain kami di Afrika. Kami berdoa keduanya bisa jadi juara, tapi sayangnya itu mustahil," sambungnya.

Simak Video 'Tampil di Kandang, Liverpool Rasakan Kemenangan Kembali':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/rin)