Ronaldo Diganti, Rangnick: Demi Kebaikan MU

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 20 Jan 2022 12:06 WIB
Manchester Uniteds Cristiano Ronaldo sits watching the game after being substituted during an English Premier League soccer match between Brentford and Manchester United at the Brentford Community Stadium in London, Wednesday, Jan. 19, 2022. (AP Photo/Matt Dunham)
Cristiano Ronaldo terlihat kesal saat diganti oleh Ralf Rangnick di laga Brentford vs Manchester United (Foto: Matt Dunham/AP)
Brentford -

Cristiano Ronaldo ngambek saat diganti di laga Brentford vs Manchester United. Ralf Rangnick membeberkan alasannya menarik keluar Ronaldo lebih awal.

Ronaldo main sebagai starter saat Manchester United tandang ke markas Brentford di Stadion Brentford Community dalam lanjutan Premier League, Kamis (20/1/2022) dini hari WIB. Ini jadi laga comeback Ronaldo setelah absen di dua laga sebelumnya melawan Aston Villa.

Namun, bintang asal Portugal itu tidak main penuh dan sudah ditarik keluar pada menit ke-71. Ronaldo digantikan oleh Harry Maguire dalam posisi MU unggul 2-0.

Ronaldo tampak tidak senang dengan keputusan Rangnick tersebut. Dia terlihat membanting jaket sambil terus menggerutu.

Mengganti Ronaldo dengan bek, Ralf Rangnick beralasan tak ingin mengulang kesalahan seperti saat melawan Aston Villa akhir pekan kemarin. MU yang sudah unggul 2-0 di Villa Park akhirnya harus puas dengan hasil akhir 2-2.

"Ketika kami mencetak gol ketiga, dia tidak senang tapi dia baru kembali dari cedera. Saya senang dia kembali untuk pertandingan hari ini," ujar Rangnick seperti dilansir BBC.

"Saya katakan kepadanya kami unggul 2-0 dan kami harus belajar dari Villa Park, setelah pertandingan saya marah kepada diri saya sendiri karena tidak mengganti ke lima bek. Hari ini situasinya sama dan saya tidak mau mengulang kesalahan yang sama."

Manchester United pada akhirnya menang 3-1 atas Brentford. Gol-gol Setan Merah diciptakan oleh Anthony Elanga, Mason Greenwood, dan Marcus Rashford.

"Dengar, Cristiano, kamu 36 tahun dalam kondisi bagus, tapi ketika jadi pelatih, kamu harus melihat dari kacamata pelatih. Tugas saya adalah mengambil keputusan yang terbaik untuk tim dan klub dan saya harap dia melihat dengan cara yang sama," kata Ralf Rangnick menambahkan.

(nds/cas)