Liverpool Biasanya Keteteran di Januari, Sekarang...

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 26 Jan 2022 07:20 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 23: Fabinho of Liverpool celebrates with teammates after scoring their sides third goal from the penalty spot during the Premier League match between Crystal Palace  and  Liverpool at Selhurst Park on January 23, 2022 in London, England. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Liverpool tumben-tumbenan kencang di awal tahun (Getty Images/Alex Pantling)
London -

Manajer Liverpool Juergen Klopp takjub melihat performa timnya sepanjang Januari ini. Sebab, The Reds biasanya suka keteteran.

Liverpool menjalani awal tahun dengan jadwal yang terbilang padat, menyusul adanya sejumlah penundaan karena pandemi COVID-19. Selain itu, Liverpool sebenarnya agak menurun performanya menjelang akhir tahun.

Belum lagi cedera pemain bikin kepala Klopp makin pusing, ditambah juga dengan absennya tiga pemain yang ikut Piala Afrika. Dua penyerang andalannya Sadio Mane dan Mohamed Salah termasuk di antaranya.

Diawali dengan hasil imbang 2-2 di kandang Chelsea, Liverpool lantas melanjutkannya dengan manis ketika menyingkirkan Shrewsbury Town 4-1 di babak ketiga Piala FA, lalu berimbang tanpa gol kontra Arsenal di leg pertama semifinal Piala Liga Inggris.

Setelah itu mengalahkan Brentford 3-0 yang diteruskan dengan kemenangan 2-0 di leg kandang Arsenal, sekaligus meloloskan Liverpool ke final Piala Liga Inggris.

Terakhir, Liverpool susah payah mengalahkan Crystal Palace di kandangnya dengan skor 3-1. Empat kemenangan dan dua imbang dari enam pertandingan di awal tahun bukan sesuatu yang buruk.

Apalagi jika mengingat sejarah Liverpool bersama Klopp sepanjang Januari-Februari tidak bagus. Contohnya saja musim lalu, ketika Liverpool cuma menang tiga kali di Liga Inggris pada tiga bulan pertama 2021, dua di antaranya didapat di Januari.

Sepanjang Februari mereka bahkan kalah empat kali beruntun sebelum menang di akhir bulan. Itu belum mengikutsertakan kekalahan 2-3 dari Manchester United di babak keempat Piala FA.

Sebelum ini Liverpool juga sempat mencatatkan periode buruk di musim penuh pertama Klopp, yakni di 2016/2017, saat menang sekali dan kalah tiga kali dari tujuh pertandingan awal tahun di liga. Mereka juga tersingkir di semifinal Piala Liga Inggris dan kalah 1-2 dari Wolverhampton di babak keempat Piala FA.

Maka dari itu, Klopp senang Liverpool bisa melewati awal tahun dengan mantap, meski kondisi skuat lagi kurang oke. Dia berharap si Merah bisa lebih baik di bulan Februari setelah liburan dua pekan ini.

"Tentunya hasil (melawan Palace) luar biasa. Biasanya bulan Januari itu selalu menyulitkan kami, setidaknya selama saya di sini! Anda tidak diperkuat tiga pemain yang tampil di Piala Afrika - lalu ada beberapa pemain juga cedera. Jadi kami cuma punya skuat terbatas, tapi luar biasanya para pemain bisa melalui ini," ujar Juergen Klopp seperti dikutip BBC Sport.

(mrp/yna)