Ini Kesalahan Fatal MU Selepas Sir Alex Pergi

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 27 Jan 2022 08:20 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 26: Sir Alex Ferguson of Manchester United leaves the pitch during the Manchester United 99 Legends v FC Bayern Legends at Old Trafford on May 26, 2019 in Manchester, England. (Photo by Nathan Stirk/Getty Images)
Manchester United limbung sepeninggal Sir Alex Ferguson. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Manchester United kesulitan sejak kepergian Sir Alex Ferguson di 2013. Mantan asisten Sir Alex, Rene Meulensteen, mengungkap kesalahan utama MU.

Manchester United nyaris tak bisa kompetitif di persaingan gelar Premier League sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013 silam. 'Setan Merah' bahkan kesulitan di pertarungan empat besar.

Dalam delapan musim penuh selepas Sir Alex pergi, MU dua kali finis sebagai runner-up. Tapi itu pun dengan catatan mereka tak memberikan perlawanan sengit terhadap tim juara, harus puas finis tertinggal 12 poin pada 2017/2018 dan 19 poin pada 2020/2021, keduanya dari Manchester City.

Total lima manajer tetap, dua caretaker, dan satu manajer interim sudah menangani MU sejak Sir Alex mundur hingga saat ini. Jose Mourinho menjadi yang paling sukses dengan pencapaian Liga Europa, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

Bekas asisten Sir Alex Ferguson Rene Meulensteen menyebut kesalahan pertama MU adalah gagal menghadirkan sosok manajer dengan karisma besar lainnya. Misalnya Pep Guardiola atau Juergen Klopp.

Baik Guardiola maupun Klopp kini membawa Manchester City dan Liverpool aktif bersaing demi posisi teratas Liga Inggris.

"United gagal mencuri kesempatan untuk mendapatkan salah satunya. Mereka punya aura kehadiran dan pengaruh yang sebesar itu di klub masing-masing," ujar Rene Meulensteen dikutip The Sun.

"Kalau pemain Liverpool ditanya 'Apakah kamu tahu apa yang kamu sedang kerjakan?', mereka semua akan menjawab 'Ya'. Tanya saja pemain-pemain City, tak peduli seberapa banyak Pep mengubah segala sesuatunya,'Kalian tahu apa yang kalian kerjakan?', mereka semua akan menjawab 'Ya'."

"Tanya para pemain United dan saya rasa Anda tak akan mendapatkan jawaban semantap itu. Tapi jangan salah, kalau dua klub itu tak mempersiapkan diri dengan baik untuk kepergian mereka, mereka akan berakhir di posisi yang sama (dengan MU)," imbuhnya.

(raw/nds)