Nike Tangguhkan Kerja Sama dengan Mason Greenwood

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 01 Feb 2022 07:30 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 11: Mason Greenwood of Manchester United looks on during the Premier League match between Manchester United and Leicester City at Old Trafford on May 11, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Mason Greenwood. (Foto: Michael Regan/Getty Images).
Manchester -

Skandal pemerkosaan dan kekerasan pada perempuan yang dilakukan Mason Greenwood berimbas fatal. Nike, perusahaan apparel, menangguhkan kerja sama dengannya.

Kasus kekerasan seksual yang dilakukan Greenwood langsung disorot Nike. Raksasa apparel asal Amerika Serikat, yang menjadi sponsornya itu, menyatakan telah menangguhkan kerja samanya dengan pemain asal Inggris tersebut.

"Kami telah menangguhkan hubungan kami dengan Mason Greenwood. Kami sangat prihatin dengan tuduhan yang mengganggu dan akan terus memantau situasi dengan cermat," kata pernyataan Nike, yang dilansir Daily Mail.

Mason Greenwood ditahan kepolisian masih ditahan kepolisian Greater Manchester pada Minggu (30/1/2022) waktu setempat. Striker muda Manchester United itu ditahan atas kasus pelecehan dugaan pemerkosaan dan kekerasan pada Harriet Robson, kekasihnya.

Foto-foto Harriet Robson babak belur beredar di media sosial. Setelah menggali keterangan dari sang model, petugas langsung menciduk Greenwood. Hingga Senin (31/1/2022), pesepakbola berusia 20 tahun itu masih ditahan untuk kepentingan penyelidikan.

Manchester United kemudian buka suara atas penahanan pemainnnya. Setan Merah menegaskan sang pemain tak diperbolehkan latihan dan bertanding sampai kasusnya selesai.

Tak cuma melarang bermain, Manchester United menyingkirkan Mason Greenwood sepenuhnya dari hal. Termasuk di situs merchandise resminya, tak ada pernak-pernik Mason Greenwood lagi saat dicari.

(yna/adp)