ADVERTISEMENT

Kisah Schweinsteiger Sakit Hati ke Mourinho Saat di Man United

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 04 Feb 2022 08:30 WIB
SAINT-ETIENNE, FRANCE - FEBRUARY 22:  Bastian Schweinsteiger of Manchester United speaks with Jose Mourinho, manager of Manchester United on the touchline during the UEFA Europa League Round of 32 second leg match between AS Saint-Etienne and Manchester United at Stade Geoffroy-Guichard on February 22, 2017 in Saint-Etienne, France.  (Photo by Christopher Lee/Getty Images)
Bastian Schweinsteiger saat bersama Jose Mourinho di Manchester United. (Foto: Christopher Lee/Getty Images)
Jakarta -

Bastian Schweinsteiger mengaku sempat dibuat kecewa dengan perlakuan Jose Mourinho saat di Manchester United. Begini penjelasan pria asal Jerman itu.

Schweinsteiger merapat ke Old Trafford pada 2015/20216 di bawah arahan manajer Louis van Gaal. Situasi menjadi tak baik untuk mantan pesepakbola asal Jerman itu di musim selanjutnya saat Mourinho mengambil alih posisi Van Gaal.

Mantan pemain Bayern Munich itu dibekukan dengan cara yang aneh oleh Mourinho setelah kembali dari Piala Eropa 2016. Schweinsteiger malah dilarang masuk ke ruang ganti pada hari ulang tahun, yakni 1 Agustus.

"Rasanya aneh banget. Di hari ulang tahun saya, saya masuk ke ruang ganti mau berganti pakaian, tetapi kemudian seseorang memberitahu saya bahwa saya dilarang masuk," kata Schweinsteiger kepada podcast resmi Manchester United.

"Saya pun disingkirkan dari skuad dan dipaksa bermain bersama tim junior. Saya betul-betul sakit hati karena tidak ada satu orang pun yang berbicara kepada saya."

"Kemudian saya berbicara kepada Mourinho soal ini. Dia memang menjelaskan sesuatu, tetapi saya tak memahami apa yang dia sampaikan. Itu menyoal cedera kedua yang saya derita."

Meski sakit hati diperlakukan dengan tidak baik, Schweinsteiger tetap menghargai Mourinho. Dia juga menyebut manajer asal Portugal itu sudah mencoba merekrutnya ketika masih membesut Inter Milan dan Real Madrid.

"Saya tentunya sangat menghormatinya, tetapi saya tak mengerti mengapa saya tidak diizinkan berlatih atau bermain dengan tim utama," Schweinsteiger mengungkapkan.

"Ada banyak pendapat soal profesionalisme saya, tapi itu keliru karena saya seorang profesional - saya menunjukkannya dengan selalu berlatih bersama tim junior atau sendirian."

"Mourinho meminta maaf dan mengaku salah. Memang senang mendengarnya, tetapi saya sedikit kehilangan hati saya dan cinta saya terhadap klub ini; bukan kepada fans, pemain, atau orang-orang Manchester. Ini tidaklah mudah."

"Kalau saya ingin melakukan sesuatu, saya ingin melakukannya dengan sepenuh jiwa raga. Tetapi saya amat terluka, sakit hati sekali, dan saya tak bisa benar-benar mempercayai (klub)," tegasnya.



Simak Video "Elon Musk Umumkan Beli Manchester United!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT