ADVERTISEMENT

Pep Sempat Tak Cocok dengan Joao Cancelo

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 05 Feb 2022 10:20 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - DECEMBER 01: Pep Guardiola, Manager of Manchester City talks with Joao Cancelo of Manchester City during the Premier League match between Aston Villa and Manchester City at Villa Park on December 01, 2021 in Birmingham, England. (Photo by Shaun Botterill/Getty Images)
Pep Guardiola dan Joao Cancelo sempat tak cocok (Getty Images/Shaun Botterill)
Manchester -

Joao Cancelo kini jadi pemain kunci Manchester City. Tapi, siapa sangka di awal kariernya, Cancelo sempat tidak cocok dengan manajer Citizens Pep Guardiola.

Cancelo lagi dalam penampilan terbaiknya selama memperkuat City dengan torehan tiga gol dan delapan assist di seluruh kompetisi. Meski berposisi sebagai bek kanan, Cancelo bisa jadi mesin assist untuk klub.

Tak cuma mahir bermain di posisi bek kanan, Cancelo sama bagusnya saat ditempatkan jadi bek kiri. Maka wajar jika City begitu puas dengan penampilannya itu hingga memberikannya kontrak baru sampai 2027.

Ini jadi tanda bahwa City dan juga Guardiola percaya dengan kemampuan Cancelo. Cancelo sudah membuktikan kepada Guardiola yang salah meragukannya di awal.

Ternyata Guardiola sempat tidak yakin dengan kemampuan Cancelo saat memboyongnya dari Juventus 2019. City harus mengeluarkan uang 27,4 juta paun plus Danilo untuk Cancelo.

Dengan harga mencapai 60 juta euro, Cancelo tak langsung jadi pilihan utama Guardiola. Di musim pertamanya dari 33 penampilan, Cancelo cuma tampil 17 kali di Liga Inggris dengan torehan satu gol.

Joao Cancelo dan Guardiola bahkan sering berdebat sehingga masa depan si pemain sempat dirumorkan.

"Hubungan kami sempat sulit di awal kedatangannya. Kami tidak cocok dalam banyak hal," ujar Pep Guardiola seperti dilansir Daily Mail.

"Memang lebih banyak karena kesalahan, tapi kini saya puas karena dia sudah bahagia serta bisa bermain di sini lebih lama lagi," sambungnya.

"Dia dapat bermain di banyak posisi, bisa bermain setiap harinya karena kondisi fisiknya bagus, dia kocak, dan dicintai para pemain."

"Joao ingin bermain setiap saat dan ketika dia tidak bermain, dia tidak senan. Kini dia sudah paham, kami telah saling mengenal lebih baik. Setiap pemain harus diberlakukan berbeda. Saya butuh waktu memahaminya, kini saya lebih mengerti dia, dan Cancelo begitu penting untuk kami."

(mrp/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT