Carragher ke MU: Ronaldo Dijual Saja

ADVERTISEMENT

Carragher ke MU: Ronaldo Dijual Saja

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 19 Feb 2022 09:55 WIB
Manchester Uniteds Cristiano Ronaldo leaves the field after the English Premier League soccer match between Manchester United and Southampton at Old Trafford stadium in Manchester, England, Saturday, Feb. 12, 2022. (AP Photo/Jon Super)
Jamie Carragher menilai Manchester United melakukan kesalahan dengan merekrut kembali Cristiano Ronaldo (Foto: AP/Jon Super)
Jakarta -

Jamie Carragher menilai Manchester United melakukan kesalahan dengan merekrut Cristiano Ronaldo. Dia menyarankan agar Ronaldo dilepas saja.

MU membawa pulang Ronaldo ke Old Trafford pada musim panas lalu. Kedatangan bintang asal Portugal itu diiringi dengan antusiasme dan ekspektasi tinggi.

Ronaldo memang masih subur dengan mencetak 15 gol dalam 26 kali penampilan bersama MU. Namun, MU masih tetap kesulitan, bahkan untuk bersaing memperebutkan empat besar di Premier League.

Jamie Carragher meyakini Ronaldo bagian dari masalah Manchester United. Menurutnya, Ronaldo justru lebih sering menimbulkan kegaduhan.

"United melakukan kesalahan dengan merekrut kembali Ronaldo musim panas lalu. Akan jadi kesalahan yang lebih besar kalau mempertahankannya musim depan," Carragher menulis di kolomnya di The Telegraph.

"Ada kegaduhan setiap setelah hasil yang mengecewakan. Ada kegaduhan setiap kali ada bocoran soal dirinya 'mempertimbangkan masa depannya' di akhir musim."

"Dan ada kegaduhan ketika kita melihat reaksi kecewa ketika United mencetak gol dan Ronaldo bukan pencetak golnya, seperti yang terjadi ketika Marcus Rashford mencetak gol kemenangan di menit akhir melawan West Ham pada Januari."

Carragher menyarankan agar MU menjual Cristiano Ronaldo. Legenda Liverpool itu meyakini kepergian Ronaldo akan lebih bemanfaat untuk MU.

"Ketika manajer mencadangkan pemain berusia 37 tahun, tidak seharusnya ada kegaduhan. Tidak ada pemain yang lebih besar daripada klub," lanjut Carragher.

"Dan tidak ada yang tahu itu lebih baik daripada Sir Alex Ferguson yang, pada 2006, menjual salah satu pencetak gol paling subur di Premier League, Ruud van Nistelrooy, karena dia merasa rasa lapar akan gol si pemain menghambat kemajuan teman-teman setim yang lebih muda dan baru muncul."

"Kalau reuninya dengan United cuma satu musim, membiarkan dia pergi akan memecahkan lebih banyak masalah daripada yang diciptakannya," kata Carragher.

(nds/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT