Usai Jadi Penjegal, Kali Ini Southampton Bantu Man City?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 16 Mei 2022 20:00 WIB
SOUTHAMPTON, ENGLAND - MARCH 20: Mohammed Salisu of Southampton fouls Gabriel Jesus of Manchester City for a penalty during the Emirates FA Cup Quarter Final match between Southampton and Manchester City at St Marys Stadium on March 20, 2022 in Southampton, England. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Southampton dua kali menjegal Manchester City musim ini. (Foto: Getty Images/Mike Hewitt)
Jakarta -

Jika Manchester City gagal juara Liga Inggris, maka Southampton adalah salah satu penjegal yang paling menyebalkan. Tapi status itu masih menunggu ditetapkan.

Southampton, kendati bertengger di papan bawah Liga Inggris, sungguh bukan lawan yang sembarangan buat Manchester City. Dua kali mereka menahan jawara bertahan Liga Inggris tersebut, memaksa Manchester City pulang dengan hanya dua poin dari dua pertemuan.

Setelah meredam The Citizens 0-0 di Etihad Stadium, Soton membuat skuad besutan Pep Guardiola kerepotan di St Mary's. Keunggulan cepat mereka bikin Manchester City susah payah untuk sekadar mengamankan satu poin dengan gol di babak kedua.

Tapi sesebal-sebalnya publik Manchester City terhadap Southampton, pekan ini tetap menaruh harapan buat klub besutan Ralph Hasenhuettl tersebut. Bukan apa-apa, Soton akan menjamu Liverpool, Rabu (18/5) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Inggris.

Hasil laga tersebut akan penting setelah Manchester City ditahan imbang West Ham United. Jika Liverpool menang, selisihnya akan kembali hanya satu poin dan titel ditentukan di pekan terakhir.

Tapi Manchester City bisa saja mengunci gelar juara tanpa harus menunggu hingga pekan terakhir. Itu jika Southampton berhasil mengalahkan Liverpool, sehingga selisih menuju pekan ke-38 menjadi empat poin alias tak bisa tertutup satu laga sisa.

Harapan Manchester City mendapatkan angin segar jika melihat catatan musim lalu. Tahun lalu, Liverpool kalah 0-1 di St Mary's dan ini menjadi sinyal positif buat The Citizens.

"Kami sudah melakukan tugas kami melawan Manchester City, mereka kehilangan empat poin melawan kami, kalau Anda menyukainya. Dan sekarang tergantung kami untuk menunjukkan apakah kami bisa kompetitif melawan tim top lainnya," ungkap Manajer Soton Ralph Hasenhuettl dilansir BBC.

"Ini adalah salah satu laga tersulit untuk dihadapi, karena fleksibilitas Liverpool dan kualitas luar biasa lawan. Kami melawan, mungkin tim terbaik di dunia saat ini."

"Selama Juergen melihat masih ada peluang untuk memenangi liga, dia akan mengejarnya dengan segala daya dan upaya," imbuh pria asal Austria tersebut.



Simak Video "Kata-kata Pertama Haaland Kala Berseragam Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)