Fans Southampton Nyanyikan Ini buat Liverpool, Mau Mengolok-olok?

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 18 Mei 2022 19:40 WIB
SOUTHAMPTON, ENGLAND - MAY 17: Lyanco of Southampton reacts as Takumi Minamino and Diogo Jota celebrate their sides second goal scored by Joel Matip of Liverpool (not pictured) during the Premier League match between Southampton and Liverpool at St Marys Stadium on May 17, 2022 in Southampton, England. (Photo by Clive Rose/Getty Images)
Southampton vs Liverpool. (Foto: Getty Images/Clive Rose)
Southampton -

Fans Southampton menyanyikan lagu kebangsaan Inggris dalam pertandingan melawan Liverpool. Dugaannya, hal ini dilakukan sebagai olok-olok untuk The Reds.

Southampton menjamu Liverpool di St Mary's Stadium, Rabu (18/5/2022) dini hari WIB dalam lanjutan Premier League. Tim tamu menuntaskan pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1.

Ada pemandangan menarik dari tribune penonton sepanjang pertandingan berlangsung. Daily Mail melaporkan, para suporter Southampton kompak menyanyikan God Save The Queen yang merupakan lagu kebangsaan Inggris.

Tidak hanya itu, DJ di St Mary's Stadium juga memutar lagu God Save the Queen pada masa istirahat. Bedanya, lagu dimainkan merupakan versi kepunyaan band punk Sex Pistols.

Usut punya usut, nyanyian dan tembang God Save The Queen dari fans Southampton dilakukan untuk menyindir Liverpool. The Reds memicu kontroversi terkait lagu kebangsaan Inggris saat final Piala FA di Stadion Wembley akhir pekan lalu.

Para penggemar Liverpool mencemooh lagu kebangsaan Inggris dan ketika Pangeran William memasuki lapangan sebelum pertandingan. Kebencian penggemar Merseyside Merah terhadap pemerintah Inggris bukan tanpa sebab.

Fans Liverpool diketahui sudah mencemooh lagu kebangsaan sejak periode 1980-an. Hal ini dilakukan untuk menunjukkan penentangan terhadap pemerintah Inggris yang saat itu dipimpin Perdana Menteri Margaret Thatcher.

Pemerintahan Thatcher dianggap 'menjatuhkan' masyarakat kelas pekerja Merseyside lewat serangkaian kebijakannya. Kekecewaan orang-orang Liverpool semakin membesar menyusul kegagalan pemerintah dalam menangani Tragedi Hillsborough.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, memaklumi apa yang dilakukan para penggemar kepada lagu kebangsaan Inggris. Dia meminta seluruh pihak belajar dari sejarah sebelum memberi tudingan miring kepada fans Liverpool.

"Saya tahu orang-orang kami dengan baik bahwa mereka tidak akan melakukannya jika tidak ada alasan untuk itu. Saya tidak cukup lama di sini untuk memahami alasannya, itu adalah sesuatu yang bersejarah dan mungkin pertanyaan yang Anda (media) dapat jawab jauh lebih baik daripada yang pernah saya bisa," kata Klopp usai laga final Piala FA 2022.

(bay/mrp)