Gugupkah Man City?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 21 Mei 2022 05:40 WIB
Manchester Citys Raheem Sterling (right) scores his sides fifth goal of the game during the Premier League match at the Etihad Stadium, Manchester. Picture date: Sunday May 8, 2022. (Photo by Martin Rickett/PA Images via Getty Images)
(Foto: PA Images via Getty Images/Martin Rickett - PA Images)
Jakarta -

Manchester City menatap hari terakhir Premier League 2021/2022 di posisi terdepan untuk juara. Tapi Liverpool masih mengintai, siap menyalip di saat terakhir.

Manchester City memasuki pekan terakhir Premier League sebagai pemuncak klasemen dengan 90 poin. Mereka hanya unggul satu poin saja dari Liverpool di urutan kedua.

Man City perlu menang saat menjamu Aston Villa, Minggu (22/5/2022) malam WIB, untuk mengunci gelar dengan tangan sendiri. Gagal menang berarti mereka bergantung pada hasil Liverpool, yang menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Dengan persaingan seketat ini dan pertaruhan yang begitu besar, tekanannya niscaya amat terasa. Bagaimanakah pendekatan Manajer Man City Pep Guardiola ke skuadnya?

"Saya sudah bilang ke para pemain kami, ini cuma sebuah pertandingan sepakbola. Jangan berpikir seberapa senang atau sedihnya kami nanti, fokus saja ke apa yang harus kami lakukan untuk mengalahkan Aston Villa," ujarnya dikutip Sky Sports.

"Mendapatkan satu titel lagi, atau tidak menambah satu, memang penting, tapi ya ini cuma pertandingan sepakbola," imbuhnya.

Tapi Guardiola tak menampik bahwa rasa gugup selalu bisa datang kapan saja, apalagi jika tim kebobolan. Namun ia berharap para pemain bisa tetap berkepala dingin dan melakukan saja apa yang sudah dilatih selama ini.

"Sulit untuk mengontrol emosi. Mereka manusia biasa dan ada kegugupan akan apa yang terjadi kalau mereka mencetak gol," sambung pria Catalan tersebut.

"Mungkin Anda mesti hidup dengan sesuatu yang tidak terasa nyaman, tapi kami harus bereaksi sebaik mungkin. Di sepakbola, segalanya belum berakhir sampai benar-benar berakhir."

"Jangan menyerah dan lakukan saja apa yang sudah dilakukan sebulan terakhir dan kejar hasilnya. Yang kami rencanakan adalah pertandingan sepakbola biasa, tidak ada yang berbeda," kata Guardiola.

(raw/pur)