'Dosa' Rodri yang Bawa Manchester City Juara Liga Inggris

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 23 Mei 2022 19:45 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - MAY 22: Rodri of Manchester City scores a goal to make it 2-2 during the Premier League match between Manchester City and Aston Villa at Etihad Stadium on May 22, 2022 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)
'Dosa' Rodri yang Bawa Manchester City Juara Liga Inggris (Getty Images)
Manchester -

Manchester City juara Liga Inggris. Andai handball Rodri di awal Februari kemarin dihukum wasit sebagai penalti, mungkin ceritanya akan berbeda...

Manchester City juara Liga Inggris musim 2021/2022. The Citizens menuntaskan musim dengan 93 poin, unggul satu poin saja dari Liverpool di tempat kedua.

Manchester City begitu digdaya musim ini. Lawan-lawan berat mereka libas dan para pemainnya terus tampil apik sepanjang musim.

Akan tetapi, ada satu pemain yang disorot. Dia adalah gelandang bertahannya, Rodri!

Pada akhir Februari kemarin Manchester City bertamu ke kandangnya Everton. City menang tipis 1-0 via gol Phil Foden di menit ke-82.

Tiga menit kemudian, Everton sebenarnya bisa dapat penalti. Setelah Rodri, dinilai lakukan handball di kotak penaltinya sendiri!

RodriRodri yang terlihat handball di dalam kotak penaltinya (Dok. BBC)

Jika melihat tayangan ulang, bola memang mengenai lengan kanan atas Rodri yang berusaha mengontrol bola untuk melakukan sapuan. Ia juga terlihat ragu untuk sekadar membela diri bahwa ia tidak handball.

Wasit Paul Tierney sempat meninjau via VAR. Akan tetapi keputusannya bulat, Rodri tidak handball!

Menurut aturan Premier League, sebagaimana juga Laws of the Game, seorang pemain dinyatakan handball bila bola mengenai bagian lengan yang diwarnai merah seperti gambar di bawah. Jika mengenai warna hijau, maka bukan pelanggaran.

Rodri(Foto: Dok. BBC)

Frank Lampard, manajer Everton mencak-mencak. Dia bilang, skor bisa saja berubah andai penalti didapat timnya!

"Lihatlah VAR, mereka punya dua menit untuk melihat kejadian itu dan berpikir itu bukanlah penalti ketika bola jelas-jelas mengenai lengannya, dengan posisi yang tak wajar pula. Putri saya yang berumur 3 tahun pun akan bilang kalau itu penalti," ujar Lampard kepada Sky Sports.

Setelah laga tersebut, Mike Riley selaku pimpinan Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) yang menaungi dan melakukan penunjukan wasit-wasit di Liga Inggris ternyata sudah minta maaf.

Sumber ESPN mengungkap, Mike Riley secara pribadi sudah menelepon Bill Kenwright selaku chairman Everton. Ada pula Manajer Everton Frank Lampard yang dikontak. Riley minta maaf dan mengakui VAR sudah membuat kesalahan.

Namun selanjutnya, Rodri kembali jadi pembeda. Gol penyeimbangnya ke gawang Aston Villa di pekan terakhir, membuat Manchester City menjaga asa untuk raih titel juara yang lalu dituntaskan oleh Ilkay Guendogan untuk menang 3-2.

MANCHESTER, ENGLAND - MAY 22: Rodri of Manchester City scores a goal to make it 2-2 during the Premier League match between Manchester City and Aston Villa at Etihad Stadium on May 22, 2022 in Manchester, United Kingdom. (Photo by Robbie Jay Barratt - AMA/Getty Images)Rodri (kanan) saat cetak gol penyeimbang kedudukan 2-2 (Getty Images)
(aff/nds)