ADVERTISEMENT

MU Selalu Terikat Kejayaan Masa Lalu, Tidak Untuk Ibrahimovic

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 21 Jun 2022 14:00 WIB
STOCKHOLM, SWEDEN - MAY 24:  Zlatan Ibrahimovic of Manchester United celebrates with the Europa League trophy after the UEFA Europa League Final match between Manchester United and Ajax at Friends Arena on May 24, 2017 in Stockholm, Sweden.  (Photo by John Peters/Manchester United via Getty Images)
MU Selalu Terikat Kejayaan Masa Lalu, Tidak Untuk Ibrahimovic (GettyImages)
Manchester -

Manchester United selalu dicap terikat kejayaan di masa lalu pada era Sir Alex Ferguson. Dulu di MU, Zlatan Ibrahimovic punya mentalitas berbeda dan akhirnya juara!

Manchester United masih sulit bangkit untuk berjaya, setelah ditinggal manajer Sir Alex Ferguson pada tahun 2013. Manajer baru datang silih berganti, tapi dinilai kurang memuaskan.

Para pemain dan manajer selalu jadi kambing hitam. Bagi para legenda Manchester United, tak sedikit menyebut kalau mentalitas pemain Setan Merah kini tidak sekuat di eranya Sir Alex Ferguson.

Para punggawa MU dinilai tidak bermain seperti tim. Para manajer juga dinilai tidak keras seperti Sir Alex, yang kencang menyemprot pemain jika lakukan kesalahan.

MANCHESTER, ENGLAND - MAY 26: Sir Alex Ferguson of Manchester United leaves the pitch during the Manchester United '99 Legends v FC Bayern Legends at Old Trafford on May 26, 2019 in Manchester, England. (Photo by Nathan Stirk/Getty Images)Sir Alex Ferguson (Getty Images)

Manchester United pun nihil gelar di musim 2021/2022 kemarin (sudah lima tahun nirgelar). Manajer baru kini datang lagi, Erik ten Hag yang punya tugas berat untuk membangun MU dari titik terendah.

Namun kalau soal 'ungkit-ungkit masa lalu MU', tampaknya kini para pemain Manchester United bisa belajar dari Zlatan Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic pernah bermain di MU pada tahun 2016-2018. Ibra kala itu bermain di era manajer Jose Mourinho dan terbilang sukses.

Ibra raih titel Community Shield, Carling Cup dan Liga Europa. Ibra juga tercatat mengemas 53 penampilan dengan sumbangan 29 gol dan 10 assist.

STOCKHOLM, SWEDEN - MAY 24:  Zlatan Ibrahimovic of Manchester United celebrates with the Europa League trophy after the UEFA Europa League Final match between Manchester United and Ajax at Friends Arena on May 24, 2017 in Stockholm, Sweden.  (Photo by John Peters/Manchester United via Getty Images)Dua tahun di MU, Ibrahimovic punya koleksi tiga trofi (Getty Images)

Baru-baru ini, Zlatan Ibrahimovic lakukan sesi wawancara dengan Gab & Juls di ESPN. Striker AC Milan berusia 40 tahun itu mengenang masa-masa lalunya kala bermain di MU.

Pemain asal Swedia itu mengakui, memang di MU itu apa-apa serba Sir Alex Ferguson!

"Ketika saya bermain di sana, orang-orang bilang 'kalau Sir Alex ini begitu', 'Sir Alex akan melakukan ini' dan lain-lain. Saya katakan, saya di sini bukan untuk Sir Alex tapi saya menghormatinya," paparnya.

"Saya datang ke MU untuk membuat cerita saya sendiri. Jika saya tidak menang, maka saya gagal," tegasnya.

"Saya akan tunjukkan pribadi saya di dalam dan di luar lapangan," lanjutnya.

Tak ayal, Zlatan Ibrahimovic terbilang sukses di Old Trafford. Ibra menjadi dirinya sendiri dan tutup kuping dengan kisah-kisah kejayaan di musim lalu.

Apa hal itu harus dicontoh pemain-pemain MU kini?

(aff/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT