MU dan Chelsea Berebut Sosok yang Sebelumnya Sukses di Liverpool

Kris Fathoni W, - Sepakbola
Kamis, 23 Jun 2022 21:45 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 19:  Matchday scarves on sale prior to kickoff during the Barclays Premier League match between Chelsea and Manchester United at Stamford Bridge on January 19, 2014 in London, England.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Foto ilustrasi Chelsea dan MU: Getty Images/Mike Hewitt
Jakarta -

Muncul kabar Manchester United dan Chelsea terlibat perebutan untuk bisa merekrut seorang sosok yang sebelum ini meraih kesuksesan di Liverpool.

Michael Edwards. Demikian nama sosok tersebut. Ia bukanlah pemain, tapi figur di balik layar yang pada musim lalu memiliki peran penting di Liverpool.

Pada bulan November, Edwards mengumumkan akan mundur dari posisinya sebagai direktur olahraga Liverpool saat musim berakhir. Pria 43 tahun itu ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga.

Namun, seperti dilansir talkSport, Man United dan Chelsea kini berebut mendekatinya karena melihat Edwards sebagai sosok krusial secara spesifik dalam hal transfer pemain.

Sukses di Liverpool

Michael Edwards bergabung dengan Liverpool pada tahun 2011 dan meniti karier sampai akhirnya menjadi direktur olahraga. Manuvernya di bursa transfer sudah memunculkan sejumlah kisah sukses.

Edwards disebut sebagai sosok penting di Anfield yang pegang peranan besar dalam keberhasilan si Merah mendatangkan pemain seperti Alisson, Virgil Van Dijk, Mohamed Salah, Sadio Mane, Andy Robertson, Thiago, dan Fabinho.

"Ia juga berhasil mengumpulkan jumlah luar biasa dari penjualan pemain, termasuk 146 juta paun ketika Liverpool menjual Philippe Coutinho ke Barcelona."

Liverpool sporting director Michael Edwards during the red carpet arrivals for the 2018 Liverpool Players' Awards at Anfield, Liverpool. (Photo by Peter Byrne/PA Images via Getty Images)Michael Edwards semasa di Liverpool. Foto: PA Images via Getty Images/Peter Byrne - PA Images

Lirikan MU dan Chelsea

Rekam jejak Michael Edwards di Liverpool mengundang lirikan minat dari Man United dan Chelsea yang sama-sama sedang memasuki sebuah periode transisi, sebagaimana dikabarkan Daily Mail.

Man United bukan cuma membuat perubahan di kursi manajer dan staf kepelatihan, tapi juga sosok-sosok petinggi klub. Juru taktik lihai macam Edwards dianggap bakal jadi salah satu 'kepingan puzzle' penting.

Chelsea, walaupun tak berganti manajer, juga sedang melakukan perubahan di bawah kepemilikan Tedd Boehly. Secara spesifik, si Biru baru melepas Marina Granovskaia yang sebelumnya mengurusi aktivitas transfer era Roman Abramovich.

(krs/pur)