ADVERTISEMENT

Dear MU, Frenkie de Jong Cuma Akan Selesaikan 10% Masalahmu

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 05 Jul 2022 10:42 WIB
BARCELONA, SPAIN - MAY 22: Frenkie De Jong of FC Barcelona looks on during the LaLiga Santander match between FC Barcelona and Villarreal CF at Camp Nou on May 22, 2022 in Barcelona, Spain. (Photo by Eric Alonso/Getty Images)
Frenkie de Jong, target besar Manchester United musim panas ini. (Foto: Getty Images/Eric Alonso)
Jakarta -

Manchester United masih ngebet mendatangkan Frenkie de Jong, sementara target-target lain tengah diupayakan. MU diingatkan perlu banyak pemain baru.

De Jong sudah menjadi target besar MU menuju musim panas ini. Gelandang Barcelona itu dianggap sebagai kepingan krusial dalam rencana Manajer MU Erik ten Hag.

Tapi transfer De Jong sampai saat ini masih sulit diwujudkan. Dalam sejumlah laporan, De Jong sebenarnya enggan meninggalkan Barcelona dan Barca sendiri hanya bersedia melepas di harga mereka, ini pun karena terdesak krisis finansial.

Sementara MU sendiri juga sempat keteteran mengamankan target-target lain. Nama seperti Jurrien Timber menolak gabung. Namun perekrutan pertama musim ini diperkirakan segera diumumkan, dengan Tyrell Malacia baru saja menjalani tes medis untuk pindah dari Feyenoord.

Mantan penyerang Aston Villa yang kini jadi analis, Gabriel Agbonlahor, menyebut MU harus bergegas untuk memperkuat diri. Bahkan jika mereka berhasil mendapatkan De Jong, itu kurang lebih baru menyelesaikan 10% masalah.

MU butuh banyak pemain baru, terlebih setelah musim panas ini melepaskan Paul Pogba, Nemanja Matic, Jesse Lingard, Edinson Cavani, dan Juan Mata. Sejumlah posisi dirasa benar-benar butuh tenaga baru, di antaranya adalah bek tengah dan sayap.

"Mereka butuh delapan atau sembilan lebih pemain bagus. Mereka butuh bek-bek tengah, bek kanan, bek kiri untuk berjaga-jaga Luke Shaw cedera. Mereka butuh gelandang bertahan, sayap, juga penyerang lain," kata Agbonlahor dilansir Football365.

"Mereka punya begitu banyak masalah sehingga memasuki musim ini, saya belum bisa melihat mereka finis di empat besar. Kita bisa sampai ke sebuah situasi di mana, Manchester United tak bermain di Liga Champions adalah lumrah, kecuali mereka menjuarai Liga Europa karena mereka tak sedikitpun dekat secara kualitas dengan Manchester City, Liverpool, Chelsea, bahkan sekarang Spurs."

"Spurs mendatangkan pemain-pemain bagus, Arsenal mulai lebih dekat ke empat besar juga. Jadi Manchester United menurut saya dalam masalah besar dan Frenkie de Jong itu cuma awal. Itu seperti 10% masalah terselesaikan, masih banyak pekerjaan untuk mereka," imbuhnya.

(raw/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT