ADVERTISEMENT

Karma Gary Neville: Dulu Tertawakan Anfield, Kini Sedih Lihat Old Trafford

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 19 Agu 2022 05:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - AUGUST 07: General view inside the stadium during the Premier League match between Manchester United and Brighton & Hove Albion at Old Trafford on August 07, 2022 in Manchester, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Manchester United juga tertinggal dalam hal infrastruktur. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Gary Neville menekankan bahwa kemunduran Manchester United bukan cuma di aspek lapangan. Ia juga menyoroti soal infrastruktur klub.

Manchester United menyentuh titik terendah barunya di awal musim ini. Mengawali dengan dua kekalahan dari Brighton & Hove Albion dan Brentford, 'Setan Merah' kini terjerembap di dasar klasemen.

Akhir pekan ini ujian lain datang dalam wujud Liverpool, lawan dengan sejarah rivalitas yang panjang. Kedua tim ini layak disebut bertukar nasib, dengan Liverpool kini konsisten mengejar titel sementara dominasi MU praktis berhenti sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson pada 2013.

Tapi ketertinggalan MU bukan cuma ada di aspek permainan saja. Mantan kapten MU Gary Neville menyoroti bagaimana Liverpool kini menyalip dengan investasi besar di infrastruktur seperti tempat latihan dan stadion.

Padahal dahulu di era dominasi MU, Neville ingat betul bagaimana ia menertawakan Anfield yang ketinggalan zaman. Sekarang ia melihat Old Trafford sebagai salah satu simbol busuknya manajemen yang sekarang.

"Saya dulu biasa menertawakan Anfield saat ke sana dan membandingkannya dengan Old Trafford. Saya saat itu selalu berpikir 'Mereka enggak akan pernah bisa mengejar, mereka ketinggalan terlalu jauh'," ujarnya di siniar The Diary of A CEO, seperti dilansir Liverpool Echo.

"Sekarang mereka membangun tribun kedua di belakang gawang, tempat para suporter tandang. Tribun utamanya sekarang menjulang. Anfield akan jadi stadion yang lebih modern ketimbang Manchester United dan Old Trafford dalam 12 bulan."

"Itu enggak bisa dimaafkan. Dalam 20 tahun, Manchester United tidak berinvestasi ke stadion, dan mereka juga tidak berinvestasi banyak ke tempat latihan. Ini klub yang benar-benar kesulitan."

"Dan saya sudah mengatakannya dalam beberapa tahun terakhir, bahwa satu-satunya hal yang saya rasa bisa mengubah itu adalah pemilik. Ada kebusukan yang tertanam di dalam klub," pungkasnya.



Simak Video "MU Menang Lawan Liverpool, Netizen: Efek Jennie 'BLACKPINK'"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT