Chelsea Dulu Minati Tchouameni, tapi Malah Pilih Saul Niguez

ADVERTISEMENT

Chelsea Dulu Minati Tchouameni, tapi Malah Pilih Saul Niguez

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 20 Sep 2022 16:51 WIB
MADRID, SPAIN - SEPTEMBER 18: Aurelien Tchouameni of Real Madrid looks on during the LaLiga Santander match between Atletico de Madrid and Real Madrid CF at Civitas Metropolitano Stadium on September 18, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Denis Doyle/Getty Images)
Tchouameni kini tampil menawan bersama Madrid. Foto: Getty Images/Denis Doyle
Jakarta -

Chelsea pernah memiliki kesempatan untuk merekrut Aurélien Tchouaméni pada musim lalu. Namun hal itu urung dilakukan dan mengalihkan pilihan kepada Saul Niguez.

Dilaporkan Football London, Chelsea tertarik kepada Tchouaméni pada bursa transfer musim panas 2021. Saat itu, manajer Thomas Tuchel sedang membutuhkan gelandang baru usai Billy Gilmour dan Conor Gallagher dipinjamkan ke klub lain.

Declan Rice saat itu dipagar mahal oleh West Ham United menyusul performa apiknya di Euro 2020, sehinga Tchouaméni menjadi opsi masuk akal. Biaya 60 juta Pound diyakini akan membuat AS Monaco rela melepasnya.

Apalagi ternyata Chelsea sudah lama memantau Tchouaméni dan membangun hubungan baik dengan perwakilan gelandang Prancis tersebut. Status The Blues sebagai juara Liga Champions kala itu pun menjadi daya pikat untuk pemain manapun.

Namun rupanya seorang petinggi senior di Chelsea merasa ragu dengan Tchouaméni. Dengan usia yang masih muda, ia dinilai tak bisa memberikan dampak instan untuk klub. Akhirnya, mereka mencari buruan lain.

Pada akhirnya, Chelsea memilih meminjam Saul Niguez dari Atletico Madrid jelang penutupan bursa transfer, dengan opsi dipermanenkan senilai 30 juta Pound. Keputusan ini sebetulnya juga perjudian, namun harganya lebih murah.

LONDON, ENGLAND - MAY 07: Saul Niguez of Chelsea  during the Premier League match between Chelsea and Wolverhampton Wanderers at Stamford Bridge on May 7, 2022 in London, United Kingdom. (Photo by Jacques Feeney/Offside/Offside via Getty Images)Saul Niguez gagal bersinar di Chelsea dan akhirnya dikembalikan ke Atletico Madrid. Foto: Offside via Getty Images/Jacques Feeney/Offside

Pada akhirnya, Saul gagal memenuhi ekspektasi. Hanya bermain 10 kali di Premier League musim lalu, ia akhirnya dipulangkan ke Atletico. Sementara Tchouaméni terus bersinar bersama Monaco hingga akhirnya diminati Real Madrid.

Karna gagal mendapat Kylian Mbappe, Madrid pun jadi punya uang kas yang banyak, sehingga berani membayar Monaco senilai 80 juta Euro untuk jasa Tchouaméni, dan bisa meningkat hingga 100 juta Euro jika semua klausul terpenuhi.

Musim ini, Tchouaméni telah menjadi andalan Madrid sepeninggal Casemiro ke Manchester United. Ia sudah turun delapan kali dalam 9 laga yang sudah dimainkan Madrid, tujuh di antaranya menjadi starter.

Belakangan, keputusan Chelsea di masa lalu dipertanyakan oleh Todd Boelhy, CEO klub saat ini. Kebijakan yang keliru itu membuat mereka harus kembali berburu gelandang bertahan musim depan, sebab Jorginho dan N'Golo Kante kontraknya akan habis pada Juni 2023 dan belum ada sinyal lanjut.

(adp/bay)

ADVERTISEMENT