Media-media Inggris: Manchester City di Ambang Kiamat

ADVERTISEMENT

Media-media Inggris: Manchester City di Ambang Kiamat

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 09 Feb 2023 11:20 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester City v Wolverhampton Wanderers - Etihad Stadium, Manchester, Britain - January 22, 2023 Manchester Citys Erling Braut Haaland celebrates scoring their first goal with John Stones, Manuel Akanji and Jack Grealish REUTERS/Phil Noble EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club /league/player publications.  Please contact your account representative for further details.
Foto: REUTERS/PHIL NOBLE
Manchester -

Kiamat jadi kata-kata yang menggambarkan Manchester City kini, setelah didakwa oleh Premier League. City bisa terdegradasi paling parah diusir dari liga!

Manchester City didakwa pihak Premier League pada Selasa (6/2). Dakwaannya terkait pelanggaran finansial yang dilakukan selama periode 2009/2010 hingga 2017/2018.

Dasar hukum yang dipakai adalah aturan kompetisi pasal 82 no 1 yang membuat City dituduh lakukan setidaknya pelanggaran 100 kasus. Pelanggaran-pelanggaran itu di antaranya manipulasi laporan pendapatan klub dan sponsor, mengakali nilai kontrak manajer dan pemain, sampai pemakaian dana pribadi bos klub.

Dilansir dari Sky Sports, pihak Premier League masih terus melakukan investigasi. Manchester City pun masih mengarungi musim ini di Liga Inggris dengan baik-baik saja, walau diyakini psikis para pemainnya akan berdampak buruk.

Man City juga akan lakukan pembelaan. Dinilai, butuh waktu tidak sebentar agar semua dakwaan itu bisa terbukti dan terbongkar.

Media-media Inggris pun kompak menyebut kalau Manchester City kini di ambang kiamat. Hukuman dari dakwaan yang menanti mulai dari pengurangan poin, pencopotan gelar juara, degradasi, sampai terdepak dari Liga Inggris.

"Sepakbola sudah berhenti menjadi dongeng," tulis Barney Ronay, kepala kanal olahraga di The Guardian.

Dirinya menjelaskan, selama ini daya saing klub akan meningkat jika ada tumpukan uang di belakangnya. Maka bisa jadi, ke depannya akan ada beberapa klub yang akan terbongkar 'dosanya'.

Jason Burt dari The Telegraph menulis, kini tim-tim Liga Inggris akan bersatu untuk 'memerangi' Manchester City. Apalagi di tahun 2020 City pernah kena kasus pelanggaran finansial yang didakwa UEFA tapi beruntung, City menang banding. Ketika itu, ada sembilan klub yang menyatakan dukungan kepada UEFA untuk diusut tuntas.

"Klub-klub Liga Inggris seperti sedang perang sekarang," tulisnya.

"Belum pernah ada kasus seperti ini sebelumnya dan berpotensi mengguncangkan liga," tambahnya.

Times menulis kalau kini Manchester City dalam skenario kiamat. Pep Guardiola bisa saja pergi dan para pemain bintangnya ikutan angkat koper, jika gelar juara dicabut dan tim turun kasta.

(aff/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT