Nerrazurri yang begitu dominan di awal musim kini mulai mendapatkan hadangan yang tidak bisa dipandang remeh dari Milan dan Juve. Kondisi tersebut berawal dari hasil laga di pekan ke-15 lalu di mana Inter kalah 1-2 dari 'Nyonya Tua' dan Rossoneri menang meyakinkan 3-0 dari Sampdoria.
Konstelasi papan atas di klasemen Seri A pun semakin rapat. Inter (mengoleksi 35 poin) kini hanya unggul dari empat dan lima angka dari Milan dan Juve yang berada di posisi dua dan tiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimulai dari Juve yang akan melawat ke Bari pada Sabtu (12/12/2009) waktu setempat. Meski diunggulkan, namun tim asuhan Ciro Ferrara ini juga tetap perlu untuk hati-hati lantaran tuan rumah memiliki rekor kandang yang lumayan.
Tiga dari empat kekalahan Bari di musim ini mereka dapat di kandang lawan, yang artinya tim ini cukup sulit untuk dibekuk di San Nicola. Tim berjuluk Galletti itu sendiri saat ini berada di peringkat 12 klasemen sementara.
Akan tetapi Juve juga harus membenahi mental mereka dulu, setelah di tengah pekan ini dipermalukan Bayern Munich 1-4 di Turin sekaligus menyingkirkan 'Zebra' dari ajang Liga Champions.
Satu hari kemudian, giliran duo klub kota Milan yang beraksi. Rossoneri menjamu Palermo di San Siro dan Inter melawat ke Atalanta.
Milan tentunya akan meneruskan tren lima kemenangan beruntun yang mereka raih dengan meraup tiga angka dari Palermo yang tampil tertatih di musim ini. Ya, tim berjuluk Rossanero itu kini berada di posisi 13 klasemen dengan jumlah kemenangan, seri dan kekalahan sama-sama sebanyak lima kali.
Akan tetapi catatan lima pertandingan terakhir dengan Palermo membuat Ronaldinho cs patut sangat berhati-hati lantaran mereka hanya dua kali menang, dua kali kalah dan satu kali seri.
Sembari bersiap-siap untuk dengan racikan mautnya yang terbukti jitu, pelatih Milan, Leonardo tentunya akan berharap Inter dapat tersandung saat berlaga di Atleti Azzurri d'Italia. Namun harapan tersebut bisa jadi sulit untuk terkabul. Kenapa?
Meski kalah dari Juve di pekan lalu, Inter berhasil meraih kemenangan 2-o dari Rubin Kazan di Liga Champions untuk mengamankan tiket ke fase knockout. Pihak La Beneamata sendiri menyatakan bahwa kekalahan dari Juve sudah terlupakan begitu saja.
Di satu sisi, Inter juga cukup superior ketika bertemu dengan Atalanta. Dari 10 pertemuan terakhir sejak tahun 2004, 'Biru-Hitam' menang delapan kali, satu kali kalah dan sisanya seri.
Jika Inter sampai melewatkan angka penuh sedangkan Milan dan Juve berhasil mendulang kemenangan, maka persaingan Seri A akan semakin memanas jelang jeda musim dingin ini.
(Lihat jadwal pertandingan selengkapnya di sini) (a2s/arp)











































