Serba Positif dari Juventus

Serba Positif dari Juventus

- Sepakbola
Senin, 08 Feb 2010 11:06 WIB
Serba Positif dari Juventus
Jakarta - Alberto Zaccheroni didatangkan Juventus untuk jadi "juru selamat" dengan misi utama mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Tapi masa depan masih belum tampak cerah.

Di awal musim, Juventus memercayakan kursi pelatih ke Ciro Ferrara yang di akhir musim sebelumnya bertindak jadi caretaker. Musim baru lantas diawali dengan menjanjikan, terlebih Bianconeri sempat menyungkurkan rival berat Inter Milan medio Desember lalu.

Akan tetapi, saat itu pun kondisi Juve sudah limbung. Kapal bernama La Vecchia Signora semakin goncang setelah tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia. Maka agar kapal tak sampai benar-benar karam, Ferrara pun dilengserkan untuk digantikan Zaccheroni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penunjukan ini jelas disarati dengan ekspektasi, terutama dalam hal hasil yang Juve tuai di laga Seri A. Bukan apa-apa, hasil apik harus segera dibutuhkan demi menjamin finis pada posisi empat dan dapat tiket Liga Champions musim depan.

Sejauh dua laga Seri A yang sudah ditempuh Juve di bawah Zaccheroni saat ini, tiket itu masih tampak jauh dari genggaman. Pada laga perdana Zac --sapaan Zaccheroni-- Juve hanya mampu bermain imbang 1-1 lawan Lazio di Turin.

Padahal dari dua musim terakhir, Juve selalu bisa menundukkan Lazio di Turin. Pada musim 2007-08, Biancocelesti bahkan digasak dengan skor 5-2.

Sudah begitu, hasil imbang saat menjamu Lazio tadi juga jadi penurunan mengingat pada pertemuan pertama di Olimpico Roma musim ini, Juve --yang masih ditangani Ferrara-- sukses pulang dengan kemenangan 2-0.

Beranjak ke partai kedua Juve bersama Zac, skor 1-1 lagi-lagi hadir. Kali ini lawannya adalah Livorno, tim yang sedang berjuang menjauhi zona degradasi dan selalu berhasil ditundukkan Juve dalam lima pertemuan terakhir di Seri A.

Dari sisi positif, Juve memang belum terkalahkan saat ditangani Zac, tapi negatifnya tentu saja adalah Juve hanya mampu meraup dua poin saja dari enam angka maksimal. Kubu Juve sendiri sepertinya lebih ingin memelihara optimisme saja dengan bersikap serba positif.

"Aspek positif hari ini adalah ini merupakan kali pertama kami mampu menyamakan kedudukan. Kami harus melihat sisi positifnya dan terus maju," ujar bek Juve Fabio Cannavaro di situs klubnya.

"Kami bisa melakukan yang lebih baik lagi, tapi ada aspek positif. Saat Anda sudah tak menang untuk beberapa waktu, artinya ada sesuatu yang harus dibenahi dan itulah yang sedang kami lakukan," sambung rekan Cannavaro, Nicola Leggrotaglie.

Sikap positif tentu bagus, tapi ini jelas juga harus dibarengi oleh hasil yang juga positif. Faktanya, dua hasil seri ini malah sudah membawa Juve ke posisi tujuh klasemen, kian jauh dari bidikan mereka di peringkat empat.Β 
Β 
Lantas, bagaimana reaksi Zac dengan kinerjanya yang belum juga bisa mendatangkan kemenangan buat Juve dalam misi mengejar tiket Liga Champions? Ya, senada seperti kedua pemainnya, pria 56 tahun itu pun tetap positif.

"Semua akan jelas di pertandingan terakhir musim ini dan pada akhirnya kami akan mencapai target kami," lugas Zac tenang.


(krs/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads