Pemogokan direncanakan akan dilakukan pada 25-26 September. Pemogokan itu direncanakan sebagai protes atas usulan peraturan yang membatasi hak seorang pemain menolak proposal transfer di saat kontraknya mau habis.
Meski Seri A berada di bawah pengaturan Lega Calcio, tapi FIGC merasa perlu untuk ikut campur. Pada Senin (23/9/2010) malam, Presiden FIGC Giancarlo Abete telah berbicara dengan Presiden Lega serta Asosiasi Pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abete tidak menjelaskan bagaimana intervensi akan dilakukan, tapi ia mengklaim bahwa pembicaraan yang ia lakukan telah menelurkan sejumlah hasil positif.
"Tampaknya, buat saya, dalam beberapa jam terakhir ini beberapa sinyal positif muncul yang dapat menghindarkan mogok itu," jelas Abete.
"Sekarang bukanlah saatnya mengatakan apakah ancaman mogok itu terlalu dibesar-besarkan atau tidak. Yang penting, kita harus bekerja mencegahnya dan bermain dengan normal," harap dia.
(arp/mrp)











































