Kabar soal retaknya relasi antara Galliani dengan Allegri bermula dari ketidasepahaman keduanya soal target AC Milan di akhir musim nanti. Sang wakil presiden menuntut Rossoneri tetap jadi juara meski telah melakukan revolusi di skuatnya, sementara si pelatih mencoba realistis dengan menargetkan finis tiga besar.
Hal tersebut kemudian jadi santapan media Italia, dengan menyebut kalau keretakan mulai terjadi di klub tersebut. Media Italia juga menyebut kalau kedua pihak baru saja melakukan 'pembicaraan damai' dalam sebuah makan malam yang dilakukan Sabtu malam waktu Italia kemarin. Setelah sebelumnya Allegri melontarkan bantahan, kini Galliani ikut meredam suasana dengan menyebut kalau semuanya dalam kondisi baik-baik saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang media membuat makan malam ini selayaknya sebuah pembicaraan damai, atau mungkin sebuah perang, tapi kebenarannya adalah tak ada perang yang harus dibicarakan. Lagipula, siapa yang tahu jika kami akan kembali bertemu untuk sarapan atau makan siang," lanjut pria berkepala plontos tersebut.
Memasuki musim ketiganya bersama Milan, Allegri ditunggu tantangan yang sangat berat seiring kebijakan transfer Diavolo Rosso. Dia kehilangan banyak pilarnya saat meraih Scudetto dua tahun lalu menyusul hengkangnya Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso dan nama-nama lainnya.
(/)











































