sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 10 Mei 2020 11:05 WIB

Dikecam Chiellini, Balotelli dan Melo Membalas

Bayu Baskoro - detikSport
FLORENCE, ITALY - NOVEMBER 12:  Mario Balotelli (R) and Giorgio Chiellini compete for the ball during Italy Training Session at Coverciano on November 12, 2014 in Florence, Italy.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images) Mario Balotelli dan Felipe Melo membalas komentar Giorgio Chiellini. (Foto: Getty Images/Claudio Villa)
Turin -

Mario Balotelli dan Felipe Melo membalas komentar pedas yang dilontarkan Giorgio Chiellini kepada mereka. Kapten Juventus itu dicap sebagai seorang pengecut.

Chiellini menyemprot Balotelli dan Melo dalam buku autobiografinya. Kedua pemain tersebut dianggap bek 35 tahun itu sebagai biang masalah.

Balotelli disebut Chiellini layak ditampar atas penampilan buruknya bersama Timnas Italia pada Piala Konfederasi 2013. Chiellini lalu mengolok-olok Melo, mantan rekan setimnya di Juventus, dengan sebutan apel busuk.

Komentar pedas Chiellini itu langsung ditanggapi Balotelli melalui media sosial. Super Mario beranggapan bila eks pemain AS Roma itu aneh dan tak pernah bersikap terang-terangan selama di Timnas Italia.

"Saya setidaknya memiliki ketulusan dan keberanian buat mengatakan sesuatu secara langsung. Anda memiliki banyak peluang sejak 2013 untuk bersikap seperti pria sejati, tetapi kenyataaannya tidak," kata Balotelli via Instagram Stories.

"Siapa yang tahu apa yang akan anda katakan tentang rekan setim anda saat ini? Dasar kapten aneh. Jika itu yang dilakukan seorang juara, maka saya memilih tidak menjadi seperti itu dan saya tak pernah melecehkan kostum Azzurri," Balotelli membalas komentar Chiellini.

Hal senada juga disampaikan Melo terkait Chiellini. Pemain asal Brasil itu balik menyerang eks rekan setimnya itu yang dianggapnya sebagai pengecut.

"Ketika saya masih di Turin, saya tak pernah merendahkan siapa pun baik itu rekan setim, manajer dan Juventus secara keseluruhan. Namun saat ini, saya sudah hilang respek kepadanya," ujar Melo dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.

Giorgio Chiellini dan Felipe Melo saat masih menjadi rekan setim di Juventus.Giorgio Chiellini dan Felipe Melo saat masih menjadi rekan setim di Juventus. (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)

"Dia bilang kalau Balotelli layak ditampar dan saya dicapnya sebagai yang paling buruk dari yang terburuk karena dia selalu mengambil risiko berkelahi karena ulah saya? Dia itu pengecut yang selalu ketakutan," Melo menambahkan.

"Maaf, tetapi memang gampang banget menjelek-jelekan orang lain lewat buku. Bisa jadi 'bek satu ini' masih kesal sama saya lantaran ketika saya pindah ke Galatasaray, kami mendepak mereka di Liga Champions,".

"Kami mengalahkan Italia 3-0 di Piala Konfederasi 2009 dan kami menjuarainya, mungkin itu juga menjadi alasan mengapa dia mempermalukan diri sendiri. Di level internasional, dia belum memenangkan apa pun. Kesimpulannya, dia tidak profesional karena komentar-komentarnya tersebut," demikian kata Melo.



Simak Video "Kontra Bologna, Si Nyonya Tua Terlalu Superior!"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com