sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 15 Okt 2020 04:35 WIB

Kaka Sebut Milan di Jalur yang Tepat

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 04:  Rafael Leao (L) of AC Milan celebrates his second goal with his team-mate Ismael Bennacer (R) during the Serie A match between AC Milan and Spezia Calcio at Stadio Giuseppe Meazza on October 4, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) AC Milan memulai Liga Italia musim ini dengan positif. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

AC Milan melanjutkan momentum yang dibangun akhir musim lalu dengan start positif awal musim ini. Ricardo Kaka percaya Rossoneri di jalur tepat untuk sukses.

Milan menyapu bersih tiga pertandingan pertama Liga Italia musim ini. Zlatan Ibrahimovic dkk mengatasi Bologna, Crotone, dan Spezia untuk bertengger di posisi dua klasemen, hanya kalah selisih gol dari Atalanta.

Selain tiga kemenangan itu, laju tim besutan Stefano Pioli tersebut juga makin meyakinkan dengan catatan clean sheet sejauh ini. Total tujuh gol sudah dicetak oleh Diavolo Rosso.

Milan berhasil mempertahankan momentum akhir musim lalu, ketika tak terkalahkan di 12 pertandingan berturut-turut. Milan memetik sembilan kemenangan dan tiga kali berimbang dalam periode itu.

Bekas gelandang AC Milan Ricardo Kaka percaya tim saat ini berada di jalur tepat untuk sukses. Ia melihat ada komposisi skuad yang bagus, dengan kombinasi pemain-pemain berpengalaman dan anak-anak muda.

Di barisan pemain senior ada nama Zlatan Ibrahimovic (39), Hakan Calhanoglu (26), dan Simon Kjaer (31). Sementara pemain muda memang mendominasi tim, di antaranya adalah Rafael Leao (21), Alexis Saelemaekers (21), Sandro Tonali (21), Brahim Diaz (21), Franck Kessie (23), Diogo Dalot (21), sampai Gianluigi Donnarumma (21).

"Mereka punya campuran para pemimpin dan anak-anak muda. Ketika saya tiba, saya masih muda dan menemukan struktur yang membantu saya," kata Kaka kepada La Gazzetta dello Sport dikutip Football Italia.

"Penting untuk melanjutkannya. Tampaknya Elliot sudah menemukan jalan yang tepat, sebuah jalur yang dijaga Gazidis. Kinerja Maldini dan Boban itu penting juga."

"Kita memikirkan model-model struktur Jerman, tim nasional dari 2014. Saya suka peremajaan di Milan, tapi belajar dari para veteran itu fundamental," imbuhnya.

Kaka menyebut Ibrahimovic menjadi sosok yang sangat penting karena pengalaman dan mentalitasnya. Ia menjadi sosok pembina untuk para pemain muda Milan.

"Dia menaikkan level semua orang. Dia memotivasi dan punya kualitas. Itu sangat membantu para pemain muda, membuat tim tumbuh," sambungnya.

"Dia mengajarkan para pemain lain untuk tetap berada di level tinggi dan menyingkirkan tekanan dari mereka. Kejuaraan akan berjalan panjang dan sulit, saya bertaruh dia akan membuat perbedaan sampai akhir," tandas Kaka.



Simak Video "Inter Vs Milan: 2 Gol Ibrahimovic Bawa Rossoneri Menang!"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com