sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 16 Okt 2020 21:02 WIB

Ancelotti: Serie A Musim Ini Tak Menentu, Inter Bisa Juara

Okdwitya Karina Sari - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 06:  Lautaro Martinez of FC Internazionale is challenged by Matthijs de Ligt of Juventus during the Serie A match between FC Internazionale and Juventus at Stadio Giuseppe Meazza on October 6, 2019 in Milan, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images) Carlo Ancelotti meyakini Inter Milan bisa saja menghentikan dominasi Juventus di Liga Italia musim ini. (Foto: Getty Images/Emilio Andreoli)
Liverpool -

Pelatih top Italia Carlo Ancelotti menilai Serie A 2020/21 merupakan musim yang paling tak menentu dalam satu dekade. Dia menilai, Inter Milan bisa saja juara.

Juventus merajai Liga Italia setelah merebut sembilan Scudetto berturut-turut. Namun, pada musim lalu Inter yang dibesut Antonio Conte memangkas jarak usai finis runner-up dengan selisih satu poin saja.

Keseriusan Nerazzurri menghentikan dominasi Bianconeri terlihat di bursa musim panas lalu. Inter agresif belanja pemain dengan mendatangkan nama-nama macam Achraf Hakimi, Arturo Vidal, dan pemain berpengalaman seperti Aleksandar Kolarov.

Juventus juga tidak mau kalah. Selain masih diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo, Si Nyonya Tua menggaet Alvaro Morata, Athur Melo, dan Federico Chiesa.

Sampai giornata ketiga, Inter dan Juventus sama-sama belum terkalahkan dengan mendulang dua kemenangan dan sekali seri. Kedua tim digadang-gadang akan kembali menjadi dua kuda pacu dalam perburuan titel juara di musim ini. Dan Ancelotti menantikan persaingan yang seru.

"Inter sudah memperkuat timnya di musim panas. Mereka bisa mematahkan hegemoni Juventus. Secara keseluruhan, saya pikir ini adalah musim Serie A paling tidak pasti dalam satu dekade," ungkap Ancelotti kepada La Gazzetta dello Sport.

Ancelotti memiliki CV mentereng karena pernah melatih tim-tim top macam Juventus, AC Milan, dan Napoli. Puncak kesuksesan Don Carlo di Italia diraih bersama Rossoneri dengan torehan satu titel liga, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Selain itu, allenatore berusia 61 tahun ini juga malang-melintang di kompetisi level tertinggi Eropa dengan menakhodai Chelsea, Paris St. Germain, Real Madrid, dan Bayern Munich. Ancelotti mengaku mendukung Inter Milan saat masih bocah.

"Ketika masih kecil saya dulunya adalah Interista karena saya sangat mengagumi tim-nya Helenio Herrera. Mereka memberi saya sebuah kaus Sandro Mazzola, dulu itu hal-hal semacam itu sangat jarang. Milan, bagaimanapun, adalah sebuah klub yang menandai hidup saya: pertama sebagai pemain dan kemudian menjadi pelatih," imbuh Ancelotti.

(rin/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com