Membayangkan Cesc Fabregas Jadi 'Pelayan' Zlatan Ibrahimovic

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 08 Des 2020 14:00 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 29:  Cesc Fabregas of Chelsea in action during the Premier League match between Chelsea and Swansea City at Stamford Bridge on November 29, 2017 in London, England.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Membayangkan Fabregas Melayani Ibrahimovic (Getty Images/Mike Hewitt)
Milan -

Setelah memperkuat Chelsea, Cesc Fabregas mengungkapkan dirinya pernah didekati AC Milan. Andai saja Fabregas berseragam Rossoneri, pasti lebih memanjakan Zlatan Ibrahimovic.

Cesc Fabregas memperkuat Chelsea dari tahun 2015 sampai 2019. Eks pemain Arsenal itu cukup sukses selama membela The Blues.

Fabregas mencatatkan 198 penampilan di seluruh kompetisi, dengan torehan 22 gol dan 57 assist. Dua titel juara Liga Inggris, sekali Piala FA, dan sekali Piala Liga Europa diraihnya.

LONDON, ENGLAND - MAY 24:  Cesc Fabregas of Chelsea kisses the trophy in celebration after the Barclays Premier League match between Chelsea and Sunderland at Stamford Bridge on May 24, 2015 in London, England. Chelsea were crowned Premier League champions.  (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)Cesc Fabregas yang cukup sukses di Chelsea (Getty Images)

Tahun 2019, AS Monaco menimang Cesc Fabregas seharga 9 juta euro atau setara Rp 154 miliar dan dikontrak sampai tahun 2022. Sayang, petualangan Fabregas di AS Monaco tak mulus-mulus amat yang di musim pertamanya cuma bisa finis di peringkat kesembilan.

Faabregas musim ini baru bermain 10 kali di Liga Prancis dan cuma lima kali jadi starter. Faktor usia, yang kini sudah berumur 33 tahun membuat Fabregas dirasa akan sudah habis.

Cesc Fabregas mengungkapkan, kalau dirinya sempat didekati oleh dua klub besar Italia sebelum bergabung ke AS Monaco. Kedua klub itu adalah Napoli dan AC Milan.

"Saya sempat didekati beberapa klub, seperti Napoli dan AC Milan. Saya juga sudah berbicara dengan CEO AC Milan, Ivan Gazidis namun akhirnya saya lebih memilih ke AS Monaco," kata Fabregas seperti dilansir dari Tuttosport.

Monaco's Spanish midfielder Cesc Fabregas reacts  during the French L1 football match between Monaco (ASM) and Paris Saint-Germain (PSG) at the Louis II Stadium in Monaco on January 15, 2020. (Photo by Valery HACHE / AFP)Cesc Fabregas kini memperkuat AS Monaco (Valery HACHE / AFP)

AC Milan sendiri musim ini sedang bagus-bagusnya. Rossoneri sementara memuncaki Klasemen Liga Italia dengan 26 poin, beda lima poin dari Inter Milan di peringkat kedua.

Bagusnya performa AC Milan tak lepas dari pemain barunya. Striker gaek, Zlatan Ibrahimovic.

Diboyong AC Milan secara cuma-cuma di Januari kemarin, Ibrahimovic sukses mencetak 10 gol dari 18 laga di akhir-akhir musim 2019/2020.

Sekarang, Ibrahimovic makin 'meledak'. 10 Gol sudah dicetaknya dari enam laga!

MILAN, ITALY - SEPTEMBER 21:  Zlatan Ibrahimovic of AC Milan celebrates after scoring the opening goal during the Serie A match between AC Milan and Bologna FC at Stadio Giuseppe Meazza on September 21, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)Zlatan Ibrahimovic mesin gol AC Milan (Getty Images/Marco Luzzani)

Maka andai saja Cesc Fabregas memilih AC Milan kala itu, maka kini pecinta sepakbola bakal disuguhi aksinya di lini serang bersama Zlatan Ibrahimovic.

Keduanya memang sudah berada di fase usia senja, tapi soal kualitas jangan ditanya. Fabregas adalah raja umpan, sedangkan Ibrahimovic adalah singa di depan gawang.

Gol-golnya Ibrahimovic mungkin bakal lebih banyak, AC Milan mungkin bisa jadi lebih kuat.

Andai lho ya...

(aff/cas)