Roma Vs Inter: Serigala Mestinya Bisa Lebih Menggigit

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 11 Jan 2021 12:50 WIB
ROME, ITALY - JANUARY 10: Gianluca Mancini of Roma heads the ball whilst under pressure from Arturo Vidal of Internazionale during the Serie A match between AS Roma and FC Internazionale at Stadio Olimpico on January 10, 2021 in Rome, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
AS Roma Vs Inter Milan berakhir imbang 2-2. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Jakarta -

AS Roma merasakan sedikit kekecewaan kala berimbang dengan Inter Milan. Tim Serigala merasa masih bisa tampil lebih baik lagi.

AS Roma berimbang 2-2 kontra Inter Milan di Olimpico, Minggu (10/1/2021) malam WIB dalam lanjutan Liga Italia. Tuan rumah memimpin lebih dulu lewat Lorenzo Pellegrini, lalu berbalik tertinggal usai dibobol Milan Skriniar dan Achraf Hakimi.

Di penghujung pertandingan, Giallorossi menyamakan kedudukan sekaligus menyelamatkan satu poin berkat Gianluca Mancini. Periode awal babak kedua disebut pelatih Roma Paulo Fonseca sebagai periode yang harus dibayar mahal oleh timnya karena mengendur.

Bek Roma Gianluca Mancini mengakui tim sempat kewalahan menghadapi tekanan Inter. Tapi ia lega para pemain tak rontok mentalnya dan masih bisa mengejar ketertinggalan.

Di lain sisi, ia tak menampik kalau Roma bisa saja mendapatkan hasil lebih baik jika bisa me-manage pertandingan dengan lebih oke.

"Agaknya ada sedikit hal dari segalanya di pertandingan ini. Kami bermain sangat baik di babak pertama, memberi mereka cuma satu peluang. Mereka menaikkan intensitas di babak kedua dan kami tidak menanganinya dengan baik, kami perlu memperbaiki itu," ungkapnya di situs resmi klub.

"Tapi kami mampu melewati periode itu, kami meningkatkan lagi performa, dan pada akhirnya mendapatkan gol penyama. Hal pentingnya adalah kami tidak sampai hilang kendali seperti di laga-laga lainnya."

"Dari tertinggal 2-1, kami masih bisa mendapatkan sesuatu, dan itulah yang kami lakukan. Laga melawan Napoli dan Atalanta sebelumnya jadi pelajaran buat kami, itu menyakitkan."

"Di pertandingan-pertandingan lainnya, kami kehilangan ketenangan, tapi kali ini kami bisa bertahan dan menemukan waktu yang tepat untuk menyamakan skor. Hasilnya bisa saja lebih baik, tapi tidak terjadi," imbuh bek AS Roma tersebut.

AS Roma dipermalukan Napoli 0-4 dan Atalanta 1-4 di musim ini. Pada beberapa kesempatan I Lupi juga melakukan kesalahan dalam posisi unggul atas lawan, sehingga kebobolan gol-gol yang bisa semestinnya dihindari.

[Gambas:Opta]

(raw/cas)