sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 20 Jan 2021 13:30 WIB

Roma Vs Spezia: Giallorossi Lakukan Enam Pergantian Pemain, Memang Boleh?

Adhi Prasetya - detikSport
ROME, ITALY - JANUARY 19: Henrikh Mkhitaryan of Roma celebrates with team mates Bruno Peres (L) Borja Mayoral (C) and Jordan Veretout (R) after scoring their sides second goal during the Coppa Italia match between AS Roma and AC Spezia at Olimpico Stadium on January 19, 2021 in Rome, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Paolo Bruno/Getty Images) Roma melakukan enam pergantian pemain. Foto: Getty Images/Paolo Bruno
Roma -

AS Roma membuat enam pergantian pemain saat kalah 2-4 dari Spezia di Coppa Italia. Jumlah itu melebihi dari yang seharusnya. Memangnya boleh?

Bermain di Olimpico, Rabu (20/1/2021) dini hari WIB, Roma dan Spezia bermain imbang 2-2 di waktu normal. Dua gol Spezia lewat Andrey Galabinov (6') dan Riccardo Saponara (15') dibalas oleh Lorenzo Pellegrini (43') dan Henrikh Mkhitaryan (73').

Pada masa babak tambahan waktu, Roma harus kehilangan dua pemain dalam dua insiden yang berjarak 30 detik. Gianluca Mancini diusir wasit pada menit ke-91 usai mendapat kartu kuning kedua, setelah sebelumnya ia peroleh di awal babak kedua.

Lalu setelahnya kiper Roma Pau Lopez mendapat kartu merah langsung karena melanggar Roberto Piccoli di luar kotak penalti.

Kondisi 9 pemain dan kehilangan kiper, Roma memasukkan kiper muda Daniel Fuzato, menggantikan Bryan Cristante. Itu adalah pergantian kelima bagi AS Roma, dan seharusnya yang terakhir.

Namun di saat bersamaan Roma juga mengganti Pedro dengan Roger Ibanez. Pelatih Paulo Fonseca bermaksud bermain bertahan, namun itu artinya ia melakukan enam pergantian.



FIFA memang membolehkan sebuah kompetisi untuk menambah jumlah pergantian pemain jika pertandingan memasuki babak tambahan waktu. Namun aturan itu tak berlaku di Coppa Italia dan Fonseca tampaknya salah paham aturan ini.

Pada akhirnya, pergantian itu tak berarti apa-apa. Roma tak sanggup bermain 9 vs 11 dan kebobolan dua gol lagi lewat Daniele Verde (107') dan Saponara (119').

Seandainya Roma menang pun, mereka disebut tetap akan dinyatakan kalah by default karena melakukan pergantian pemain melebihi batas di sebuah kompetisi resmi.



Fonseca sudah memberi tanggapan mengenai jumlah pergantian pemain yang dilakukannya. Ia akan membahas ini dengan pihak klub.

"Jika ada masalah, kami punya waktu untuk membahasnya secara internal. Memang ada masalah," kata Fonseca kepada RAI Sport seusai laga.

Kelalaian administrasi ini menjadi yang kedua bagi Roma di musim ini. Pada giornata pertama Serie A, Roma yang bermain imbang 0-0 melawan Hellas Verona akhirnya dinyatakan kalah 0-3.

Sebabnya, mereka memainkan Amadou Diawara pada laga tersebut. Diawara sudah berumur 23 tahun, jadi seharusnya sudah masuk daftar tim senior, namun Roma lalai dan malah mendaftarkannya ke dalam list pemain di bawah 22 tahun.



Simak Video "Drama 6 Gol Spezia Singkirkan AS Roma"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com