Roma Memuaskan!

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 15 Feb 2021 03:19 WIB
ROME, ITALY - FEBRUARY 14: Henrikh Mkhitaryan of Roma is fouled by Juan Musso of Udinese Calcio resulting in a penalty during the Serie A match between AS Roma and Udinese Calcio at Stadio Olimpico on February 14, 2021 in Rome, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
AS Roma menang meyakinkan 3-0 atas Udinese. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Jakarta -

AS Roma tampil dominan kala mengatasi perlawanan Udinese. Allenatore Roma Paulo Fonseca menilai timnya tampil komplet.

Roma menang 3-0 saat menjamu Udinese di Olimpico, Minggu (14/2/2021) malam WIB dalam lanjutan Liga Italia. Jordan Veretout mencetak dua gol, di menit kelima dan ke-25, disusul gol Pedro Rodriguez pada menit ke-90.

Giallorossi tampil dominan dengan melepaskan 13 percobaan, lima di antaranya on target. Tuan rumah sukses membatasi tamunya hanya mencatatkan enam peluang, dengan hanya satu yang mengarah ke gawang.

Hasil ini jadi respons yang bagus dari Roma menyusul kekalahan 0-2 dari Juventus di laga sebelumnya.

"Saya sangat puas. Kami memulai pertandingan dengan kuat, mencetak dua gol, bahkan tiga tapi satu dianulir. Dan kami menciptakan lebih banyak peluang," kata Paulo Fonseca kepada DAZN dikutip Football Italia.

"Di babak kedua, kami mengontrol tempo, mencatatkan clean sheet, dan saya rasa kami menampilkan performa yang bagus," imbuhnya.

Keberhasilan AS Roma membuat Udinese tak berkembang adalah mematikan Rodrigo de Paul. Gelandang asal Argentina itu adalah otak permainan Udinese.

"Penting untuk menekan Rodrigo de Paul, karena dia pemain yang sangat tangguh, yang punya pengaruh besar pada permainan Udinese. Dan kami berhasil menetralkannya dengan baik, tidak memberinya ruang untuk membuat perbedaan," sambungnya.

Roma saat ini ada di urutan tiga klasemen Liga Italia dengan 43 poin dari 22 laga.

(raw/nds)