Ronaldo Disebut Gagal di Juventus

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Sabtu, 27 Feb 2021 21:05 WIB
NAPLES, ITALY - FEBRUARY 13: Cristiano Ronaldo of Juventus reacts during the Serie A match between SSC Napoli  and Juventus at Stadio Diego Armando Maradona on February 13, 2021 in Naples, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Francesco Pecoraro/Getty Images)
Cristiano Ronaldo disebut gagal di Juventus karena belum bisa mempersembahkan gelar juara Liga Champions. (Foto: Getty Images/Francesco Pecoraro)
Jakarta -

Mantan bintang Italia Antonio Cassano menilai Cristiano Ronaldo gagal di Juventus. Pasalnya, Ronaldo belum sanggup membawa Juve memenangi Liga Champions.

Pemain terbaik dunia lima kali itu direkrut Juventus dari Real Madrid dengan nilai transfer sebesar 100 juta euro pada musim panas 2018. Ronaldo diharapkan akan menginspirasi Bianconeri untuk mengakhiri dahaga mahkota juara Eropa setelah terakhir menjuarainya pada 1996.

Performa Ronaldo sendiri terbilang oke. Hingga musim ketiganya di Turin, megabintang sepakbola Portugal itu sudah mengemas 90 gol dalam 117 penampilan di seluruh kompetisi. Ronaldo juga memimpin Juventus memenangi dua Scudetto berturut-turut.

Akan tetapi, Juventus-nya Ronaldo toh masih memble. Juventus terhenti di perempatfinal pada 2018/19, lalu kandas di babak 16 besar musim lalu. Pasukan Andrea Pirlo itu juga terancam tersingkir lebih awal di musim ini setelah kalah 1-2 di markas Porto.

Cassano, yang pernah bermain untuk Madrid, AC Milan, dan Inter Milan tersebut mengakui kehebatan Ronaldo. Tapi menurut dia, Ronaldo belum bisa memenuhi ekspektasi yang dibebankan kepadanya.

"Dia masih memiliki sisa kontrak setahun, sedangkan Juventus merekrut dia untuk memenangi Liga Champions. Tapi malah mereka mendapatkan hasil-hasil terburuk sejak dia bergabung," sembur Cassano, yang diwartakan Football-Italia.

"Mereka akan memenangi titel juara Serie A tanpa dia. Itu adalah proyek yang keliru. Selama 120 tahun, juara adalah satu-satunya hal yang penting di Juventus. Hal itu masih tetap sebuah kewajiban, tapi mereka mencoba menjadi berbeda dengan Sarri dan Andrea."

"Ronaldo tidak ada hubungannya dengan ide-ide Pirlo. Dia akan tetap mencetak gol karena dia bahkan bisa melakukannya dengan duduk. Dia menusuk dari sisi kiri dan bisa menghancurkan gawang dan sundulan-sundulan dia itu unik."

"Andrea ingin membangun serangan dari belakang. Dia ingin melakukan pressing tinggi di atas lapangan. Ronaldo memang bisa menentukan permainan, tapi tidak tidak banyak terlibat. Saya pikir dia selama ini dia sudah gagal kecuali mereka mampu memenangi Liga Champions," simpul Cassano.



Simak Video "Pink Colek Ronaldo di Twitter, Minta Jersey untuk Kado Natal"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/mrp)