AC Milan Takkan Goyah meski Tanpa Ibrahimovic

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 04 Mar 2021 00:00 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 07:  Zlatan Ibrahimovic of AC Milan gestures during the Serie A match between AC Milan and FC Crotone at Stadio Giuseppe Meazza on February 07, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
AC Milan takkan goyah meski tanpa Zlatan Ibrahimovic (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Mantan pelatih AC Milan Alberto Zaccheroni yakin Rossoneri tak goyah meski tanpa Zlatan Ibrahimovic yang cedera. Mereka sudah sering tampil tanpa Ibrahimovic.

Ibrahimovic saat ini harus berkutat dengan cedera otot kiri. Cedera tersebut didapatkan pemain asal Swedia ini kala AC Milan menang 2-1 atas AS Roma dalam lanjutan Liga Italia (1/3).

Akibat cedera tersebut Ibrahimovic kemungkinan bakal absen di empat laga Milan. Empat tersebut adalah saat Rossoneri menghadapi Udinese, Hellas Verona, Manchester United dan Napoli.

Kabar ini jelas menjadi pukulan bagi Milan mengingat Ibrahimovic masih menjadi mesin gol mereka. Pria kelahiran Malmo ini sudah mengemas 14 gol di Serie A.

Meski, mantan pelatih Milan dan timnas Italia, Alberto Zaccheroni, yakin Il Diavolo takkan goyah meski tanpa Ibrahimovic. Pendapat Mr Zach ini didasari karena pelatih Milan Stefano Pioli sudah sering menghadapi situasi timnya yang tak bisa diperkuat Ibrahimovic.

AC Milan telah 15 kali tampil tanpa Ibrahimovic di musim ini dengan alasan cedera dan COVID-19. Dari 15 laga tersebut, mereka hanya sekali kalah yaitu ketika takluk 1-3 dari Juventus di Serie A.

Zaccheroni menilai Ante Rebic punya kapasitas untuk menutupi absennya Ibrahimovic di lini depan Milan. Penyerang timnas Kroasia tersebut telah mengemas lima gol dan enam assist di Serie A musim ini.

"Dia ajaib dan tak tergantikan, tapi Pioli telah membangun tim yang juga bekerja tanpa dia. Mereka harus memanfaatkan kedalaman tim," ujar Zaccheroni dikutip Football Italia.

"Mereka harus mengandalkan naluri Leao dan memanfaatkan pergerakan Theo. Namun, saya telah mengikuti Rebic sejak di Eintracht Frankfurt. Dia dapat membuat perbedaan sebagai tumpuan di dalam kotak penalti," jelasnya.

(pur/krs)