Kemenangan atas Juventus Jadi Titik Balik Inter

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Kamis, 04 Mar 2021 05:20 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 14: Lautaro Martinez of FC Internazionale celebrates with team mate Achraf Hakimi after scoring their sides third goal during the Serie A match between FC Internazionale  and SS Lazio at Stadio Giuseppe Meazza on February 14, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Inter Milan belum terkalahkan di Liga Italia setelah menang atas Juventus (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Antonio Conte mengakui kemenangan atas Juventus jadi titik balik Inter Milan. Conte juga mewanti-wanti Inter soal tekanan yang dihadapi sebagai pemuncak klasemen Liga Italia.

Inter keluar sebagai pemenang dalam Derby d'Italia di Giuseppe Meazza pada Januari lalu. Nerazzurri mengalahkan Juventus dengan skor 2-0 lewat gol Arturo Vidal dan Nicolo Barella.

Sejak saat itu, Inter tak tersentuh kekalahan di Liga Italia. Usai menang atas Juventus, Romelu Lukaku dkk kemudian meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang di enam laga berikutnya.

Rangkaian hasil tersebut membawa Inter naik ke puncak klasemen Liga Italia. Mereka kini memimpin dengan 56 poin dari 24 laga, unggul empat angka atas AC Milan yang ada di posisi kedua.

Antonio Conte mengakui kemenangan atas Juventus itu mendongkrak rasa percaya diri Inter Milan. Conte pun berharap Inter bisa menyempurnakannya dengan meraih scudetto.

"Musim ini kami mengalahkan tim yang sudah jadi juara selama sembilan tahun beruntun dan ingin juara lagi," ujar Conte dalam konferensi pers jelang laga melawan Parma seperti dilansir Football Italia.

"Saya kira ini juga penting karena tahun lalu mereka mengalahkan kami dua kali, menegaskan kekuatan mereka."

"Kemenangan kami meningkatkan harga diri dan kesadaran. Sekarang ada 14 laga tersisa, kami harus menunjukkan kalau kami sudah berkembang dan hanya ada satu cara untuk melakukannya, raih scudetto."

Jadi pemuncak klasemen dengan 14 laga tersisa, Conte mengakui Inter akan mendapat tekanan besar. Dia berharap timnya bisa mengatasinya.

"Akan ada tekanan sampai akhir musim. Kami adalah pemuncak klasemen, jadi situasinya berbeda dari musim sebelumnya. Kami harus menanganinya dengan kedewasaan," kata Conte.

Inter Milan selanjutnya akan tandang ke markas Parma dalam lanjutan Liga Italia, Jumat (5/3/2021) dini hari WIB.

(nds/bay)