Apa Ini Detik-detik Luis Suarez Dikasih Contekan Saat Ujian WN Italia?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 02 Mei 2021 18:00 WIB
MUNICH, GERMANY - OCTOBER 21: Luis Suarez of Atletico de Madrid reacts during the UEFA Champions League Group A stage match between FC Bayern Muenchen and Atletico Madrid at Allianz Arena on October 21, 2020 in Munich, Germany. The game will be played behind closed doors as a COVID-19 precaution. (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Apa Ini Detik-detik Luis Suarez Dikasih Contekan Saat Ujian WN Italia? (Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein)
Jakarta -

Muncul penampakan Luis Suarez mencontek saat ujian Warga Negara (WN) Italia beberapa waktu lalu. Lebih tepatnya, penyerang asal Uruguay itu dikasih contekan.

Pada bulan September lalu Luis Suarez, yang punya istri dengan garis keturunan Italia, sempat mengikuti ujian kewarganegaraan Italia. Itu seiring dengan rumor transfernya untuk pindah dari Barcelona dan bergabung ke Juventus.

Pada saat itu slot pemain non Uni Eropa di Juventus sudah penuh. Hal itu membuat Suarez harus menjadi warga negara Italia untuk punya paspor negeri Spagetti dan bisa bergabung dengan La Vecchia Signora. Saat itu muncul pula tudingan mencontek terhadap penyerang 33 tahun asal Uruguay tersebut.

Luis Suarez, yang lulus ujian, pada prosesnya tidak bergabung ke Juventus dan justru berlabuh di Atletico Madrid. Tapi kasus tudingan berbuat kecurangan saat ujian WN Italia di Universitas Perugia ini terus diusut.

Pada awalnya ada laporan Luis Suarez sudah lebih dulu mengetahui pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan pada saat ujian. Tapi, seperti dilansir SportBible, baru-baru ini muncul beberapa cuplikan video yang diklaim sebagai bocoran kamera CCTV dari ruangan ujian saat si pesepakbola sedang menjalani tes tersebut.






Dari ketiga video itu, Luis Suarez terindikasi diberi contekan berupa lembaran kertas yang diduga berisikan jawaban. Salah satu video itu juga memperlihatkan mantan bintang Liverpool itu kemudian juga dimintai foto bareng dan tanda tangan oleh para karyawan universitas.

Pada bulan Desember lalu, paling tidak empat pejabat universitas terkait telah diskors selama delapan bulan, termasuk Rektor Giuliana Grego dan CEO Simone Olivieri. Mereka dinyatakan bersalah terkait dugaan keterlibatan melakukan kecurangan di dalam ujian Luis Suarez.

(krs/cas)