Antonio Conte buat Inter, Sosok Tepat di Waktu yang Tepat

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 03 Mei 2021 13:00 WIB
LA SPEZIA, ITALY - APRIL 21: Antonio Conte manager of FC Internazionale gestures during the Serie A match between Spezia Calcio  and FC Internazionale at Stadio Alberto Picco on April 21, 2021 in La Spezia, Italy.  (Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images)
Antonio Conte buat Inter, Sosok Tepat di Waktu yang Tepat . (Getty Images/Gabriele Maltinti)
Milan -

Antonio Conte membawa Inter Milan juara Scudetto musim ini. Direktur Inter Milan, Beppe Marotta memberikan sanjungan setinggi langit.

Inter Milan dipastikan kukuh di puncak klasemen Liga Italia alias berhasil mengunci gelar juara Liga Italia musim ini pada pekan ke-34. Setelah, I Nerazzurri menang 2-0 atas Crotone pada Sabtu (1/5/2021) dan Atalanta imbang kontra Sassuolo 1-1.

Dengan empat laga tersisa, Atalanta yang mengumpulkan 69 poin sudah tak mungkin mengejar Si Ular yang kukuh di puncak klasemen dengan 82 angka. Poin maksimal La Dea cuma bakal menyentuh 81 poin.

Banner Inter Juara Serie A

Direktur Inter Milan, Beppe Marotta memberikan sanjungan tinggi kepada Antonio Conte. Marotta menyebut, Conte adalah orang yang tepat untuk mengakhiri puasa gelar Scudetto Inter Milan selama 11 tahun.

"Saya mengajukan Conte ke Inter karena saya merasa dia orang yang tepat di waktu yang tepat. Kami telah memenangkan tiga gelar Serie A bersama di Juventus, jadi kami sangat mengenal satu sama lain," kata Marotta yang pernah jadi direktur di Juventus seperti dilansir dari Football Italia.

Marotta kenal betul dengan Antonio Conte. Walau ketika dia merekrut Conte, fans Inter Milan banyak yang tidak setuju. Apalagi, gaji Conte juga terlalu besar yakni 12 juta Euro semusim atau setara Rp 208 miliar.

"Conte pantas mendapatkan banyak pujian, karena dia membawa nilai-nilai olahraga yang penting kepada para pemain dan tim ini," tegasnya.

"Conte adalah pemimpin yang hebat atas pencapaian ini," lanjutnya.

PARMA, ITALY - MARCH 04: Antonio Conte, head coach of Internazionale gives their team instructions during the Serie A match between Parma Calcio and FC Internazionale at Stadio Ennio Tardini on March 04, 2021 in Parma, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)Antonio Conte (Getty Images/Alessandro Sabattini)

Keberhasilan Inter Milan sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim di Serie A. Uniknya, era kejayaan Si Nyonya Tua dibangun oleh Antonio Conte, yang pada saat itu juga diperkuat oleh Andrea Pirlo, pelatih Juventus saat ini.

"Antonio Conte membawa kemajuan di Inter Milan," tutup Beppe Marotta.

(aff/bay)