Mourinho dan Mkhitaryan Mulai dari Nol Lagi di Roma

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 24 Jul 2021 22:00 WIB
ROME, ITALY - NOVEMBER 05:  Henrikh Mkhitaryan of AS Roma celebrates after scoring the opening goal during the UEFA Europa League Group A stage match between AS Roma and CFR Cluj at Stadio Olimpico on November 5, 2020 in Rome, Italy.  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
Henrikh Mkhitaryan dan Jose Mourinho bereuni di AS Roma (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Roma -

Henrikh Mkhitaryan pernah punya hubungan yang rumit dengan Jose Mourinho di Manchester United. Namun, kini keduanya sudah move on dan siap bekerja sama di AS Roma.

Mkhitaryan pernah dilatih Mourinho di MU pada 2016-2018. Namun, hubungan keduanya tak selalu harmonis.

Setelah tampil oke pada musim perdananya bersama MU, Mkhitaryan kemudian menurun di musim keduanya. Mourinho pun tak segan untuk mengkritik performa Mkhitaryan secara terbuka di media.

Pada akhirnya, Mkhitaryan dilepas ke Arsenal dalam kesepakatan pertukaran yang melibatkan Alexis Sanchez. Dalam sebuah wawancara pada 2020 lalu, Mkhitaryan mengakui kalau hubungannya dengan Mourinho adalah yang paling rumit selama kariernya.

STOCKHOLM, SWEDEN - MAY 24: Henrikh Mkhitaryan of Manchester United and Jose Mourinho, Manager of Manchester United embrace after he is subbed during the UEFA Europa League Final between Ajax and Manchester United at Friends Arena on May 24, 2017 in Stockholm, Sweden.  (Photo by Alex Grimm/Getty Images)Henrikh Mkhitaryan dan Jose Mourinho semasa di Manchester United (Foto: Getty Images/Alex Grimm)

Mkhitaryan dan Mourinho kini bereuni di AS Roma. Mourinho diangkat sebagai pelatih baru Roma jelang musim 2021/2022. Sementara Mkhitaryan memperpanjang kontraknya bersama Giallorossi sampai Juni 2022.

Henrikh Mkhitaryan enggan mengungkit persoalannya dengan Jose Mourinho di masa lalu. Gelandang internasional Armenia itu siap memulai lagi dari awal bersama Mourinho.

"Mourinho sangat ambisius, dia selalu ingin menang. Dia tidak peduli apakah kami main bagus atau jelek, yang penting tiga poin," ujar Mkhitaryan kepada Sky Sport Italia seperti dilansir Football Italia.

"Semua tahu dia sudah memenangi hampir semuanya. Saya tidak mau bicara soal masa lalu, kami membicarakannya bersama dan mulai dari awal di level berbeda," lanjut gelandang 32 tahun itu.

"Saya tahu apa yang dia minta dari para pemainnya dan saya siap memberi segalanya," kata Mkhitaryan.

(nds/krs)