Ultras Serang Pemilik Inter: Tepati Janjimu, Jangan Jual Lukaku!

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Kamis, 05 Agu 2021 03:25 WIB
MILAN, ITALY - MAY 12: Romelu Lukaku of FC Internazionale celebrates after scoring their sides third goal during the Serie A match between FC Internazionale and AS Roma at Stadio Giuseppe Meazza on May 12, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Romelu Lukaku mau dijual, Curva Nord bakal memprotes keputusan pemilik klub (Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Rencana Inter Milan melepas Romelu Lukaku ke Chelsea membuat fans geram. Ultras Nerazzurri pun memprotes keras pemilik klub Suning Group.

Inter memang sedang dilanda krisis finansial setelah menjuarai Liga Italia musim lalu. Mereka harus kehilangan pelatih Antonio Conte yang memilih pergi karena Suning, dalam hal ini presiden klub Steven Zhang, tidak menepati janjinya untuk mempertahankan tim juara.

Tak lama Conte pergi, Achraf Hakimi menyusul ke Paris Saint-Germain usai dibeli dengan banderol 70 juta euro. Meski begitu, melepas Conte dan Hakimi belum cukup.

Sebab kondisi keuangan masih kurang bagus sehingga Inter membutuhkan sekitar 80 juta euro untuk menutup biaya operasional. Padahal manajemen sudah berjanji kepada pelatih Simone Inzaghi dan fans bahwa tidak akan ada lagi pemain top dijual, termasuk Lukaku dan Lautaro Martinez.

Tapi, faktanya tidak semanis janji karena klub rupanya tergiur dengan tawaran Chelsea senilai 130 juta euro untuk Lukaku. Ini adalah tawaran ketiga Chelsea setelah dua yang pertama ditolak.

Inter tentu saja goyah dengan nominal sebesar itu yang membuat mereka bisa membayar utang, sekaligus mendapatkan pengganti Lukaku. Tapi, rencana itu sudah pasti ditentang keras oleh fans Inter.

Sebagai juara bertahan Liga Italia, Inter Milan malah rela dipreteli kekuatannya dan ini tentu merugian mereka di musim 2021/2022. Maka dari itu ultras Il Biscione langsung menyuarakan protesnya di depan markas tim. Rabu (4/8/2021) sore waktu setempat.

"Hati-hatilah, klub. Janji harus ditepati," demikian isi banner protes tersebut.

Tak cuma lewat spanduk, Curva Nord juga memberikan ancaman tertulis bahwa mereka akan mengambil tindakan serius jika Inter terus digembosi.

"Untuk saat ini transfer itu seharusnya bikin tim lebih kuat. Mendapatkan uang banyak tanpa membelanjakannya, itu tidak bisa diterima. Itu berlaku untuk seluruh pemain" ujar pernyataan Curva Nord.

"Kami tidak bisa tinggal diam saja dan dibodoh-bodohi oleh semuanya. Kami akan bertindak seperti yang kami katakan di akhir musim kemarin. Kami rasa mereka semua harus bicara."

Simak video 'Chelsea Ngebet Gaet Lukaku, Rayu dengan Gaji Bombastis':

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/bay)