Lukaku Bahagia di Inter, tapi Masa Depannya Ada di Chelsea

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 05 Agu 2021 20:00 WIB
MILAN, ITALY - MAY 23: Romelu Lukaku of FC Internazionale celebrates after scoring their sides fifth goal during the Serie A match between FC Internazionale Milano and Udinese Calcio at Stadio Giuseppe Meazza on May 23, 2021 in Milan, Italy. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in Italy. (Photo by Mattia Ozbot/Getty Images)
Lukaku meraih gelar liga bersama Inter, hal yang tak didapatnya saat bersama MU. Foto: Getty Images/Mattia Ozbot
Jakarta -

Romelu Lukaku menunjukkan kemampuan terbaiknya selama berseragam Inter Milan. Namun bersama Chelsea, ada peluang lebih besar untuk meneruskan kesuksesan itu.

Pembahasan transfer Lukaku ke Chelsea seakan tak ada habisnya pekan ini. The Blues memang tengah mencari penyerang kelas wahid seiring surutnya performa para bomber mereka di musim lalu.

Masa iya, Jorginho, si gelandang bertahan, jadi top scorer klub di Liga Inggris? Sudahlah cuma tujuh gol, dari penalti semua pula. Wajar bila Thomas Tuchel ingin striker anyar, dan Lukaku berada di dalam incaran.

64 gol dari 95 laga bersama Inter selama dua musim sudah menjadi CV yang cukup bagi Tuchel untuk memantapkan pilihan. Tinggal bagaimana Chelsea mengeluarkan bujuk rayu kepada Nerazzurri.

JAKARTA, INDONESIA - JULY 25:  Romelu Lukaku of Chelsea celebrates scoring a goal during the match between Chelsea and Indonesia All-Stars at Gelora Bung Karno Stadium on July 25, 2013 in Jakarta, Indonesia.  (Photo by Stanley Chou/Getty Images)Lukaku pernah berseragam Chelsea di periode 2011-2014. Foto: Stanley Chou/Getty Images

100 juta Euro ditambah Marcos Alonso ditolak mentah-mentah. Apalagi manajemen Inter terang-terangan menyatakan tak akan menjual Lukaku.

Namun di dunia sepakbola, khususnya di tengah situasi ekonomi yang sulit seperti sekarang, kekuatan uang bisa meluluhkan siapapun, termasuk Inter. Apalagi klub milik Suning Group itu ramai diberitakan tengah mengalami krisis keuangan yang cukup parah.

Sky Sport Italia melaporkan, Chelsea menaikkan tawaran sampai 130 juta Euro kepada Inter untuk Lukaku. Dari sisi manapun, tawaran itu sulit ditolak.

Sekalipun suporter mencak-mencak di luar markas klub, menolak transfer tersebut, namun uang sebanyak itu bisa membantu menstabilkan keuangan klub dan membangun ulang skuad, meski dengan pemain yang lebih murah.

Sementara dari sisi pemain, Lukaku sebetulnya sudah nyaman di Inter. Gol yang deras mengalir, fans yang begitu mencintainya, hingga meraih trofi Serie A musim lalu, bisa dibilang Inter adalah masa-masa terbaik dalam kariernya.

Namun tak bisa dipungkiri, Inter yang sekarang tak lagi sama seperti musim lalu. Antonio Conte sudah pergi, begitu pula Achraf Hakimi. Di tengah (lagi-lagi) situasi keuangan yang belum stabil, bisa saja ada pemain bintang yang dilepas lagi.

Lain halnya dengan Chelsea. Di sana, tak terdengar cerita harus menjual pemain bintang karena kesulitan dana, dan semua pemain bintangnya saat ini masih nyaman berada di Stamford Bridge.

MILAN, ITALY - MAY 23: Romelu Lukaku of FC Internazionale celebrates with the Serie A trophy after the Serie A match between FC Internazionale Milano and Udinese Calcio at Stadio Giuseppe Meazza on May 23, 2021 in Milan, Italy. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in Italy. (Photo by Mattia Ozbot/Getty Images)Lukaku mencium trofi juara Liga Italia. Foto: Getty Images/Mattia Ozbot

Di usianya yang sudah 28 tahun, dan koleksi trofinya yang baru dua (setidaknya lebih baik dari Harry Kane), waktu yang tersisa bagi Lukaku untuk meraih kejayaan sudah tak banyak, dan saat ini, peluang meraih trofi tampak lebih besar jika berada di Chelsea.

Hati Lukaku mungkin tak nyaman saat memikirkan potensi transfer ini. Namun kini ia dilaporkan sudah meminta pindah, dan dari situ, mungkin Lukaku sudah berpikir bahwa kembali ke Inggris adalah keputusan terbaik, tak cuma untuk prestasinya, tapi juga untuk keuangan Inter.

(adp/krs)