'Inter Lebih Kuat Tanpa Lukaku'

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 05 Sep 2021 05:15 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 22: Romelu Lukaku of Chelsea celebrates after scoring their sides first goal during the Premier League match between Arsenal and Chelsea at Emirates Stadium on August 22, 2021 in London, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Inter Milan menjual Romelu Lukaku ke Chelsea seharga 115 juta euro. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Inter Milan kehilangan Romelu Lukaku yang jadi kunci memenangi Scudetto musim lalu. Tapi kini mereka dinilai justru lebih kuat.

Inter Milan menjual Romelu Lukaku senilai 115 juta euro ke Chelsea musim panas ini. Penjualannya diduga tak lepas dari krisis finansial yang menjerat Nerazzurri.

Selepas kepergian Lukaku, Inter menginvestasikan sejumlah uang untuk mendatangkan Edin Dzeko dan Joaquin Correa. Dzeko direkrut cuma-cuma, sementara Correa dipinjam dengan kewajiban mempermanenkan.

Bekas penyerang Brescia dan Piacenza, Dario Hubner, menilai Inter Milan bekerja bagus untuk menggantikan kepergian Lukaku. La Beneamata kini punya Lautaro Martinez, Dzeko, Joaquin Correa, dan Alexis Sanchez di lini depan.

Hubner menjagokan Inter Milan sebagai kandidat terkuat juara.

"Inter masihlah tim bagus. Lazio, Napoli, dan Roma akan menjalani musim yang bagus dan Juve akan menanjak lagi," ungkapnya kepada Tuttomercatoweb dikutip Football Italia.

"Milan bisa menantang untuk titel juga, saya rasa akan ada enam tim yang bertarung dan kuncinya juga akan bergantung pada kompetisi turnamen. Saya masih melihat Nerazzurri di depan yang lainnya."

"Inter kehilangan Lukaku, tapi sekarang punya tiga penyerang yang sangat bagus dan lini depan mereka lebih kuat sekarang. Mereka mengubah cara bermain dengan (Simone) Inzaghi dan tim ini bisa sangat bagus," imbuhnya.

Hubner juga memperkirakan Juventus akan sedikit kesulitan selepas kepergian Cristiano Ronaldo. Sebab tak ada yang bisa diandalkan untuk mendapatkan lebih dari 20 gol per musim.

"Tidaklah mudah kehilangan seseorang yang mencetak 25 gol, tapi gaya permainan mereka akan berubah. Paulo Dybala akan mencetak gol lebih rutin lagi, tapi Morata tak akan pernah bisa mendapatkan 25 gol di Serie A," kata peraih gelar Capocannoniere musim 2001/2002 tersebut.



Simak Video "Prediksi Inter Milan VS Juventus Bersama Inter Club Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)