Mourinho Ungkap Ada Kebohongan di Laga ke-1.000

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 13 Sep 2021 07:00 WIB
ROME, ITALY - SEPTEMBER 12:  Roger Ibanez with his head coach Jose Mourinho of AS Roma celebrate after the goal scored by Stephan El Shaarawy during the Serie A match between AS Roma and US Sassuolo at Stadio Olimpico on September 12, 2021 in Rome, Italy  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
Jose Mourinho menegaskan bahwa laga ke-1.000 ini sangat spesial. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Roma -

AS Roma meraih kemenangan dramatis di laga ke-1.000 Jose Mourinho dalam karier kepelatihan. Mourinho kemudian mengungkapkan sebuah kebohongan di laga spesial tersebut.

Roma vs Sassuolo berlangsung di Stadion Olimpico dalam lanjutan Liga Italia, Senin (13/9/2021) dini hari WIB. Giallorossi mendapatkan kemenangan 2-1 secara dramatis.

Roma unggul duluan di babak pertama lewat gol Bryan Cristante. Sassuolo kemudian mengimbangi menjadi 1-1 pada babak kedua lewat Filip Djuricic.

Stephan El Shaarawy mempersembahkan malam yang indah untuk fans Roma dan juga pelatih Jose Mourinho. Dia mencetak gol di injury time untuk mengunci kemenangan.

Mourinho langsung berlari ke belakang gawang Sassuolo. Di sana pelatih asal Portugal itu ikut merayakan gol bersama para pemainnya.

"Selama sepekan ini saya adalah pembohong, mengatakan itu bukan pertandingan spesial. Nyatanya itu adalah pertandingan yang spesial," kata Mourinho kepada DAZN.

"Itu adalah pertandingan spesial bagi saya dan saya selalu ingin mengingat pertandingan seperti ini untuk game ke-1.000 saya. Saya berbohong kepada semua orang!"

"Itu bisa berakhir 6-6, 7-7, (kiper Roma) Rui Patricio datang dengan dua keajaiban, kami melewatkan beberapa gol. Permainan yang luar biasa, emosi yang luar biasa."

"Hari ini saya bukan pria 58 tahun, tetapi berusia 14 tahun, ketika Anda mulai memimpikan karier di sepakbola. Saya berlari seperti bocah dan saya meminta maaf kepada (pelatih kepala Sassuolo) Alessio Dionisi, mereka memainkan permainan yang fantastis," tegasnya.

Roma saat ini duduk di puncak klasemen Liga Italia dengan sembilan poin setelah menyapu bersih tiga laga awal. AC Milan dan Napoli menempel di belakang karena cuma kalah selisih gol.



Simak Video "Prediksi Juventus VS AS Roma Bersama JCI Medan dan Indoroma"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/raw)