Selebrasi Gila Mourinho di Laga ke 1.000

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 13 Sep 2021 13:00 WIB
Roma head coach Jose Mourinho during the Italian Serie A soccer match between Roma and Sassuolo at the Olympic stadium in Rome Sunday, Sept. 12, 2021. (Alfredo Falcone/LaPresse via AP)
Gaya Jose Mourinho saat memimpin AS Roma menghadapi Sassuolo di Stadio Olimpico, Roma, Senin (13/9/2021) dini hari WIB.Foto: Alfredo Falcone / LaPresse/AP
Roma -

Jose Mourinho menandai laga ke-1000 sebagai pelatih dengan kemenangan bersama AS Roma. Pria asal Portugal itu langsung membuat selebrasi gila-gilaan.

Mourinho melakoni laga ke-1000 sebagai pelatihnya, saat Roma menghadapi Sassuolo di Stadio Olimpico, Senin (13/9/2021) dini hari WIB, pada pekan ketiga Liga Italia. Pelatih 58 tahun itu melewatinya dengan sukses.

Roma tampil apik di laga itu. Bryan Cristante membawa tuan rumah memimpin 1-0 pada menit ke-37. Sassuolo sempat membalas di babak kedua. Gol Filip Djuricic di menit ke-57 membuat skor menjadi 1-1.

Tapi, Roma bisa memastikan kemenangannya di masa injury time. Gol Stephen El Shaarawy di menit ke-90+1 membuat Serigala Ibu Kota meraih tiga poin.

Saat gol Shaarawy tercipta, Jose Mourinho senang bukan main. Eks pelatih Benfica, Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, dan Tottenham Hotspur itu berlari-lari di touchline.

Mourinho berlari kencang dari bench AS Roma ke arah Shaarawy yang merayakan golnya di depan para penggemar. The Special One memeluki pemainnya, larut dalam euforia kemenangan.

Bagi Mourinho, kemenangan di laga ke-1000 berarti banyak. Selain menandai rekor gemilangnya, Roma juga masih bertengger di puncak klasemen Serie A.

Adapun rincian 1.000 laga Mourinho adalah 11 bersama Benfica, 20 di Uniao de Leiria, 127 di Porto, 321 di Chelsea, 108 di Inter, 178 di Madrid, 144 di MU, 78 bersama Tottenham, dan 4 bersama Roma.

Dari 1.000 laga itu, Mourinho mengemas 638 kemenangan, 204 hasil imbang, dan 158 kekalahan, dengan persentase kemenangannya 63,80 persen.

Dan hasilnya, Jose Mourinho sudah mengoleksi 25 trofi, yang ia raih bersama Porto, Chelsea, Inter, Madrid, MU. Hanya di Tottenham ia gagal meraih gelar. Selanjutnya, bisakah ia membawa AS Roma meraih piala?

(yna/cas)