Ada Rumor Inter Dijual ke PIF Arab Saudi, Ini Kata Beppe Marotta

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 25 Okt 2021 18:30 WIB
REGGIO NELLEMILIA, ITALY - NOVEMBER 28: Giuseppe Marotta of FC Internazionale looks on during the Serie A match between US Sassuolo and FC Internazionale at Mapei Stadium - Città del Tricolore on November 28, 2020 in Reggio nellEmilia, Italy. (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Marotta menjawab isu terkait akuisisi Inter Milan oleh konsorsium Arab Saudi. Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini
Milan -

Direktur Inter Milan Beppe Marotta membantah timnya akan diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF) di Arab Saudi. Menurutnya, Suning Group masih akan terus memimpin Nerazzurri ke depan.

Isu dijualnya Inter Milan sudah ramai diberitakan sejak musim lalu, menyusul krisis keuangan yang dialami akibat pandemi COVID-19. Apalagi klub Liga Super China yang juga dimiliki oleh Suning Group, yakni Jiangsu Suning, sudah gulung tikar awal tahun ini.

Krisis keuangan tersebut membuat Inter melakukan sejumlah penyesuaian dilakukan, di antaranya menjual Achraf Hakimi (60 juta Euro) dan Romelu Lukaku (115 juta Euro) pada musim panas lalu demi mendapat kas segar. Mereka juga mendapat pinjaman dari Oaktree Capital sebesar 275 juta Euro.

Dengan adanya pinjaman tersebut, kondisi Inter belum bisa dikatakan stabil. Oleh sebab itu, tak heran bila desas-desus hadirnya investor baru untuk mengakuisisi Inter terus menjadi isu hangat.

Terbaru, PIF yang baru saja mengakuisisi Newcastle United dikabarkan tertarik melakukan ekspansi ke Italia dengan cara mengambil alih Inter Milan. Namun hal ini dibantah oleh Marotta, setidaknya sampai level yang ia tahu.

"Saya kan bukan pemegang saham, jadi ini bukan wewenang saya. Tapi saya bisa bilang saya sudah bicara dengan presiden (Steven Zhang) dan dia meyakinkan saya bahwa dia akan bertahan," ujar Marotta kepada DAZN.

COLOGNE, GERMANY - AUGUST 21: Steven Zhang, President of FC Internazionale looks on prior to the UEFA Europa League Final between Seville and FC Internazionale at RheinEnergieStadion on August 21, 2020 in Cologne, Germany. (Photo by Lars Baron/Getty Images)Presiden Inter, Steven Zhang dari Suning Group. Foto: Getty Images/Lars Baron

"Tak ada sesuatu yang konkret sejauh ini, meskipun seperti yang saya bilang, ini adalah urusan pemilik dan bukan lingkup kerja saya. Tujuan kami adalah memastikan kondisi klub aman dan kami harus menjual sejumlah pemain penting, tetapi dengan kreativitas kami mampu menemukan penggantinya dengan baik."

Sepakbola itu olahraga tim, jadi seorang individu tak akan bisa membawamu memenangi trofi, tapi tim dan pelatih yang melakukannya. Kami bekerja dengan tujuan memperkuat konsep tersebut," jelas Marotta, menjawab kabar Inter Milan akan diakuisisi oleh PIF.

(adp/krs)