Periode Positif AC Milan: Keuangan Membaik dan Puncaki Serie A

Adhi Prasetya - Sepakbola
Rabu, 27 Okt 2021 19:00 WIB
AC Milan players celebrate end of the Serie A soccer match between AC Milan and Torino, at the San Siro stadium, in Milan, Italy, Tuesday, Oct. 26, 2021. AC Milan won 1-0. (AP Photo/Luca Bruno)
Milan belum terkalahkan di Serie A musim ini. Foto: AP/Luca Bruno
Milan -

AC Milan sedang menjalani periode positif di dalam dan luar lapangan. Jika di lapangan Rossoneri sedang memuncaki klasemen Serie A, di luar lapangan mereka berhasil memangkas total kerugian dibandingkan tahun lalu.

Dilaporkan Associated Press, Milan menggelar rapat pemegang saham pada Selasa (26/10) kemarin. Dalam pertemuan tersebut, diumumkan angka kerugian yang diderita oleh Milan selama tahun keuangan 2020-2021, yakni sebesar 96,4 juta Euro atau sekitar Rp 1,58 triliun.

Meski masih rugi, kondisi tersebut jauh lebih baik dari tahun keuangan sebelumnya, di mana Milan mencatat kerugian 194 juta Euro atau sekitar Rp 3,19 triliun. Itu artinya, Milan berhasil memangkas kerugian lebih dari 50 persen.

Kondisi Milan jauh lebih baik dibanding dua klub raksasa Italia lainnya, Inter Milan dan Juventus. Bulan lalu, Inter mengumumkan kerugian tahunan sebesar 245,6 juta Euro, tertinggi di Serie A. Sementara itu, Juventus mencatat kerugian tahunan sebesar 210 juta Euro.

Membaiknya keuangan Milan tak lepas dari meningkatnya pendapatan dari hak siar dan juga masuknya sponsor, diyakini sebagai imbas dari performa positif sejak musim lalu yang finis di urutan kedua Serie A dan kembali ke Liga Champions untuk kali pertama dalam tujuh tahun terakhir.

"Ini bukanlah jalan yang mudah dan perjalanan yang harus dilalui masih panjang, terutama karena krisis saat ini yang menerpa seluruh sektor, tapi kami berhasil membalikkan keadaan," ujar Presiden Milan Paolo Scaroni.

"Kami ingin menciptakan klub yang inovatif, berkelanjutan, dan disukai di dalam dan luar lapangan. Kami ingin AC Milan kembali ke tempat seharusnya, yakni bermain bagus di lapangan mencapai keberlanjutan secara finansial," ujar CEO Milan Ivan Gazidis.

Meski terseok-seok di Liga Champions dengan menelan tiga kekalahan sejauh ini, Milan tengah tampil bagus di Serie A, memenangi 9 dari 10 giornata yang sudah dimainkan dan bertengger di posisi teratas klasemen sementara dengan 28 poin.

Kondisi keuangan Milan diperkirakan bisa semakin baik jika mampu meraih trofi di musim ini, ditambah kembali hadirnya penonton ke stadion San Siro. Selain itu, Milan masih punya rencana membangun stadion baru, yang diperkirakan dimulai tahun depan.

(adp/aff)