Napoli Vs Bologna: Il Partenopei Tak Peduli Hasil dari AC Milan

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 28 Okt 2021 09:30 WIB
FLORENCE, ITALY - OCTOBER 03: Luciano Spalletti manager of SSC Napoli gestures during the Serie A match between ACF Fiorentina v SSC Napoli  at Stadio Artemio Franchi on October 3, 2021 in Florence, Italy.  (Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images)
Luciano Spalletti: Napoli tak peduli hasil dari AC Milan (Foto: Getty Images/Gabriele Maltinti)
Naples -

Luciano Spalletti mengatakan bahwa Napoli tak terpengaruh hasil yang diraih AC Milan. Fokus Il Partenopei hanya untuk menang lawan Bologna.

Napoli bakal menjamu Bologna di Stadio Diego Armando Maradona dalam laga pekan ke-10 Liga Italia, Jumat (28/10/2021) dini hari ini. Tuan rumah memburu kemenangan di laga ini untuk kembali ke puncak klasemen.

Napoli tergusur ke urutan kedua usai Milan yang lebih dulu memainkan laga pekan ke-10 menang 1-0 atas Torino. Rossoneri berada di posisi teratas dengan 28 poin unggul tiga angka dari Napoli.

Spalletti menilai bahwa bermain setelah Milan tak menjadi kerugian atau keuntungan bagi timnya. Ia menegaskan Napoli hanya fokus untuk memberikan hasil yang terbaik di laga nanti. Lorenzo Insigne dkk tak terpengaruh hasil dari tim lain.

"Jika kami melakukannya dengan baik atau buruk bukan karena hasil lawan, tetapi penampilan kami. Kami harus mencoba memainkan sepak bola kami, untuk tampil sebaik mungkin, berusaha membangun serangan dari bawah atau membongkar lini pertahanan lawan," ungkap Spalletti dikutip dari Football Itali

"Jika orang lain menang atau kalah tidak masalah, kami harus melanjutkan untuk diri sendiri dan fokus pada kinerja kami sendiri," jelasnya.

Meski demikian, Spalletti mengatakan misi mendapatkan tiga angka dari Bologna takkan mudah. Ia menilai Rossoblu adalah tim yang kuat di bawah besutan Sinisa Mihajlovic. Bologna membangun tim yang sangat baik berkat peran sang Direktur Olahraga Walter Sabatini.

Hal tersebut ditunjukkan akhir pekan lalu saat Bologna yang bermain dengan 10 pemain mampu merepotkan Milan. Il Diavolo butuh dua gol di 10 menit terakhir laga untuk menang 4-2.

"Itu tidak akan mudah karena kami menghadapi tim yang tangguh, karena pelatih mereka dan ini tentang tim yang telah dibangun Walter Sabatini. Ketika seperti itu, ini menjadi tim yang masuk akal," ujar Luciano Spalletti menambahkan.

"Lihat saja pertandingan terakhir yang dimainkan dengan kalah pemain. Tim lain mungkin akan berhenti berjuang . Sebaliknya, mereka membalas dan kemudian kalah karena gol ajaib, dari lawan."

(pur/ran)