Liga Italia Pekan ini
Masih Bisa Menang, Juve?
Jumat, 28 Apr 2006 12:00 WIB
Jakarta - Pertanyaan di atas bisa terdengar seperti ejekan jika yang melontarkannya adalah fans AC Milan. Tapi kalau yang mengucapkannya tifosi sendiri, semestinya "Si Nyonya Tua" menjawab 'ya'.Begitulah. Juve belum bisa menang lagi dalam tujuh pertandingan terakhirnya. Khusus di Seri A, yang kans untuk juara memang tinggal di ajang tersebut, dalam lima laga terakhirnya Fabio Cannavaro dkk hanya bisa meraup hasil seri.Capaian tersebut membuat Juve untuk pertama kalinya di musim ini berada dalam ancaman besar sebagai pimpinan klasemen, yang celakanya justru terjadi di akhir kompetisi. Dari keunggulan 10 poin bulan lalu atas Milan, saat ini jarak mereka tinggal tiga angka, sedangkan pertandingan masih tersisa tiga.Tim Zebra dari kota Turin ini belakangan seperti kehilangan fokus dan tegang. Mereka mudah kecolongan gol lebih dulu dan beruntung bisa menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.Perkelahian Zlatan Ibrahimovic dengan Patrick Vieira dalam latihan kemarin seakan menguatkan gambaran kondisi di atas. Buat sebagian Juventini, rekaman kenangan buruk di musim 1999/2000 bisa berputar lagi di benak mereka.Ketika itu Juve sempat leading sembilan poin dengan delapan partai tersisa. Namun apa yang kemudian terjadi? Di hari terakhir titel yang sempat berada di depan mata itu direbut Lazio.Di sinilah kemampuan Fabio Capello dalam me-manage pemain-pemainnya dipertaruhkan. Mengembalikan kekompakan tim dan fokus pada pertandingan mutlak jadi syarat Juve untuk kembali ke jalur juara, karena bagaimanapun peluang mereka tetap sedikit lebih besar ketimbang Milan.Akhir pekan ini, Minggu (30/4/2006), akan jadi pertaruhan krusial Capello dan timnya. Jika mampu mengalahkan Siena, boleh jadi mereka akan bergerak naik lagi. Sebaliknya, jika tidak sanggup, preseden buruk bakal semakin menghiasi komunitas Delle Alpi.Siena memang dapat mereka pukul 2-0 di pertemuan pertama musim ini, tapi Enrico Chiesa cs masih ingin berjuang untuk menyelamatkan dirinya dari jurang degradasi. Jadi, tetap diperlukan upaya maksimal dari Juve untuk mengalahkan tim yang satu ini, meskipun sempat beredar rumor bahwa Siena akan "mengalah" karena banyak pemainnya punya ikatan kontrak dengan Bianconeri, baik pinjaman maupun co-ownership.Bagaimana Milan? Sama seperti Juve, mereka tak punya pilihan lain kecuali finis sebaik-sebaiknya di Seri A, menyusul kegagalan mereka mengatasi Barcelona di babak semifinal Liga Champions. Peluang Rossoneri memang lebih kecil daripada Juve, tapi mereka akan sangat menyesal jika gagal akibat kesalahan sendiri. Artinya, mendingan jadi runner up karena Juve tidak terpeleset lagi daripada kehilangan gelar juara karena kehilangan poin dari tiga pertandingan terakhirnya.Minggu ini Milan akan menjamu Livorno di San Siro. Meski kans masih ada, tapi dari sekarang Milanisti mesti siap-siap menerima kenyataan bahwa tim kesayangan mereka akan kembali tanpa gelar, sama seperti musim lalu.Jadwal pertandingan, Minggu (30/4/2006):AC MilanΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β LivornoCagliariΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β ParmaChievoΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β AS RomaEmpoliΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β Inter MilanLazioΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β LeccePalermoΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β FiorentinaRegginaΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β MessinaSampdoriaΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β UdineseSienaΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β JuventusTrevisoΒ Β Β Β vsΒ Β Β Β AscoliFoto: Patrick Vieira. Juventus perlu fokus lagi. (AFP/Paco Serinelli) (a2s/)











































