Juventus Kangen ya sama Cristiano Ronaldo?

Putra Rusdi K - Sepakbola
Minggu, 16 Jan 2022 11:00 WIB
Juventus Cristiano Ronaldo looks on during a Serie A soccer match between Juventus and Genoa, at the Turin Allianz stadium, Italy, Sunday, April 11, 2021. Ronaldo is headed back to Manchester United. The English club said Friday, Aug. 27, 2021, it has reached an agreement with Juventus for the transfer of the 36-year-old Portugal forward, subject to agreement of personal terms, visa and a medical examination. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)
Juventus rindukan Cristiano Ronaldo? (Foto: AP/Marco Alpozzi)
Turin -

Matthijs de Ligt mengakui bahwa hengkang Cristiano Ronaldo mempengaruhi ketajaman Juventus. Lini depan Bianconeri tampil tumpul di musim ini.

Juventus berhasil mengalahkan Udinese 2-0 di Allianz Stadium pada laga lanjutan Serie A, Minggu (16/1/2022) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Si Nyonya Tua lahir dari Paulo Dybala di menit ke-19 dan Weston McKennie di menit ke-79.

Meski menang, lini depan Juventus masih belum juga menunjukkan performa meyakinkan. Si Nyonya Tua masih kerap kali menuntaskan peluang menjadi gol.

Dikutip dari Opta, Juventus bikin total 14 tembakan di laga ini. Namun, hanya empat yang hanya mengarah ke gawang Udinese.

[Gambas:Opta]

Tumpulnya lini depan memang menjadi masalah utama Juventus di musim ini. Bianconeri baru bikin 34 gol di Serie A musim ini. Produktivitas mereka yang paling buruk di antara tim di tujuh besar Serie A.

Para penyerang Juventus belum mampu mengemban tugas sebagai mesin gol dengan baik. Dua pemain tersubur Juventus di musim ini yaitu Paulo Dybala dan Alvaro Morata baru mengemas enam dan lima gol di Serie A.

Bek Juventus, Matthijs de Ligt, mengakui hengkang Cristiano Ronaldo ke Manchester United musim panas ini menjadi salah satu sebab timnya tampil tumpul. CR7 memang menjadi tumpuan gol utama tim asal Turin ini dalam tiga musim terakhir. Ronaldo mampu bikin 101 gol dari total 134 penampilan bersama Juventus.

"Saya kira begitu, ya. Cristiano adalah tipe pemain yang berada di kotak penalti dan akan selalu mencetak gol, dia jarang menyia-nyiakan peluang. Kami telah melewatkannya sejak awal musim," ujar De Ligt soal Ronaldo dikutip dari Football Italia.

"Kami tidak memiliki seorang 'pembunuh' yang dapat mencetak 30 gol per musim. Kami harus bisa mencetak gol dari semua pemain dan dari mana saja, itu mulai terjadi sekarang," jelasnya.

(pur/raw)