Spezia Pembunuh Raksasa, AC Milan Kini Jadi Mangsanya

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 18 Jan 2022 12:15 WIB
AC Milans Zlatan Ibrahimovic reacts as Spazia players celebrate a goal from their teammate Emmanuel Gyasi, center, during a Serie A soccer match between AC Milan and Spezia, at the San Siro stadium in Milan, Italy, Monday, Jan.17, 2022. (AP Photo/Luca Bruno)
Spezia pembunuh raksasa Serie A (AP/Luca Bruno)
Milan -

Spezia mengejutkan usai mengalahkan AC Milan di kandang lawan. Elang Kecil kembali membuktikan statusnya sebagai pemangsa tim-tim besar.

Milan diunggulkan untuk bisa menang sekaligus mengudeta Inter Milan dari puncak klasemen Serie A, saat menjamu Spezia di San Siro, Selasa (18/1/2022) dini hari WIB.

Apalagi sebelum pertandingan Spezia lebih dekat dengan zona degradasi. Milan sepertinya bakal menang ketika mereka unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Rafael Leao.

Tapi, tekanan Milan berkurang di babak kedua dan Spezia memaksimalkannya usai menyamakan skor di menit ke-64 lewat Kevin Agudelo. Milan dibuat frustrasi ketika gol Junior Mesias di menit ke-92 dianulir karena terjadi pelanggaran duluan.

Spezia malah pulang sebagai pemenang dengan skor 2-1 lewat gol Emmanuel Gyasi di menit ke-96! Milan pun gagal menguasai puncak Serie A, sementara Spezia menjauh dari zona merah.

Bagi Spezia, kemenangan ini membuktikan mereka memang berbahaya untuk tim-tim papan atas. Dikutip dari Opta, ini jadi kali ketiga Spezia mengalahkan tim dua besar Serie A sejak musim lalu dari enam pertemuan,

Sebelum AC Milan, korban Spezia musim ini adalah Napoli yang dikalahkan dengan skor 0-1 pada 22 Desember lalu saat masih ada di posisi kedua. Musim lalu, Spezia bahkan juga mengalahkan Milan dengan skor 2-0 di Alberto Piccoli.

Inter yang jadi juara musim lalu juga sempat diimbangi 1-1 oleh Spezia. Sisanya adalah dua kekalahan.

"Para pemain pantas diapresiasi, kami tahu laga melawan tim favorit juara itu selalu sulit. Kami tampil baik hingga akhir," ujar pelatih Spezia Thiago Motta kepada DAZN.

"Kami tahu Milan sangat kuat, mereka punya pemain berkualitas, dan tampil menyerang. Tapi kami tahu ada celah di lini belakang dan kami bisa memaksimalkannya," sambungnya.

(mrp/krs)