Robin Gosens Kembalikan Aroma 'Jerman' di Inter

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 28 Jan 2022 21:15 WIB
ST GALLEN, SWITZERLAND - SEPTEMBER 02: Robin Gosens of Germany runs with the ball during the 2022 FIFA World Cup Qualifier match between Liechtenstein and Germany at Kybunpark on September 02, 2021 in St Gallen, Sankt Gallen. (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Robin Gosens jadi pemain Jerman kesembilan di Inter Milan (Getty Images/Alexander Hassenstein)
Milan -

Inter Milan pernah identik dengan Timnas Jerman. Kini aroma Die Manschaft kembali muncul seiring kehadiran Robin Gosens.

Gosens baru saja menuntaskan kepindahannya ke Nerazzurri, Jumat (28/1/2022) dini hari WIB. Atalanta meminjamkannya hingga akhir musim 2022/2023 dan Inter akan mempermanenkan dengan banderol 25 juta euro.

Kehadiran Gosens memang dibutuhkan oleh pelatih Simone Inzaghi untuk memperkuat sisi sayap kiri, yang selama ini mengandalkan Ivan Perisic. Perisic sendiri bukan bek sayap kiri.

Apalagi Gosens tak cuma pandai menyisir lapangan dan memberikan assist, tapi juga tajam di depan gawang. Selama berseragam biru-hitam, Gosens bikin 29 gol dan 21 assist.

Kini Inter hanya perlu sabar menunggu Gosens pulih dari cedera hamstring yang diderita sejak September lalu. Kabarnya bek 27 tahun itu sudah bisa diturunkan bulan depan.

Adanya Gosens membuka memori lama soal kesuksesan pemain Jerman di tim asal kota mode tersebut. Seperti AC Milan yang identik dengan trio Belanda di akhir 80-an menuju awal 90-an, Inter erat dengan Timnas Jerman.

Inter sempat punya trio Andreas Brehme, Lothar Matthaeus, dan Juergen Klinsmann yang sukses dengan torehan satu Scudetto, Piala Super Italia, dan Piala UEFA. Kebetulan ketiganya didatangkan pada 1988 dan keluar bersamaan tahun 1992.

Sementara, orang Jerman pertama di Inter adalah Karl-Heinz Rummenigge dari tahun 1984 hingga 1987. Sayangnya, karier Rummenigge lebih banyak diwarnai cedera sehingga sulit tampil maksimal.

Gosens jadi pemain Jerman kesembilan yang memperkuat Inter dan yang pertama sejak Lukas Podolski pada 2015. Inter juga sempat diperkuat Mathias Sammer tapi cuma semusim dan kurang sukses.

Lalu, orang Jerman pertama yang memperkuat Inter adalah Horst Szymaniak pada 1963-1964 yang disusul Hansi Mueller pada 1982-1984.

"Para juara dari Jerman telah membuat sejarah di klub ini dan saya berharap bisa melanjutkannya. Saya datang ke sini dengan ambisi besar dan ingin melanjutkan tradisi para pemain Jerman yang tampil oke di Inter," ujar Robin Gosens kepada Inter TV.

(mrp/raw)